14 Orang Dilaporkan Tewas Terbawa Arus Banjir Bandang di Kabupaten Jayapura

2302
Caption : Salah satu korban saat dievakuasi oleh gabungan TNI/Polri dan Tim Sar di lokasi banjir bandang, disaksikan langsung Kapolda Papua Irjen Pol Drs Martuani Sormin M.Si.
Caption : Salah satu korban saat dievakuasi oleh gabungan TNI/Polri dan Tim Sar di lokasi banjir bandang, disaksikan langsung Kapolda Papua Irjen Pol Drs Martuani Sormin M.Si.

SENTANI, PapuaSatu.com – Korban banjir bandang akibat hujan deras mengguyur Kota sentani, kabupaten Jayapura dan sekitarnya, pada Sabtu 16 Maret tercatat empat belas orang dinyatakan meninggal dunia.

Empat orang ini ditemukan terseret banjir sebagia telah dievakuasi di Puskesmas Kota Sentani kabupaten Jayapura, sementara lainnya di evakuasi di Rumah Sakit bhayangkara.

Dari empat orang korban ini,  tujuh korban telah teridentifikasi yakni, 2 (dua) jenasah berjenis kelamin Laki-laki (anak-anak) dan Perempuan bernama Tiara wartilasari (20 tahun) di evakuasi di Puskesmas Sentani Kota, 1 (satu) jenasah laki-laki (dewasa) di evakuasi di Danlanud Silas Papare, 1 (satu) jenasah perempuan anak-anak atas nama Nur Asifa (5 thn) ditemukan di BTN Bintang Timur dan di evakuasi di Kantor SAR.

1 (satu) jenasah perempuan (dewasa) ditemukan di Seputaran Toko Gali Mas dan di Evakuasi ke SKB depan Danlanud Silas Papare, 1 (satu) jenasah perempuan di temukan di SKB depan Danlanud Silas Papare, 1 (satu) orang komplek komba.

Juru bicara Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal selain korban meninggal dunia, pihaknya akan terus mendata jumlah kepastian korban atas korban banjir bandang ini.

Menurutnya, untuk sementara korban jiwa sebagian besar belum dapat diidentifikasi. “Masih ada yang belum ditemukan dan kini masih dalam pencarian bersama Tim Sar dan TNI, namun sebagian warga masyarakat yang terkena dampak banjir sebagian telah menyelematkan diri ke Mako Polsek Sentani Kota, komplek perkantoran gunung merah sentani dan juga Mapolres Jayapura,” katanya.

Kamal mengungkapkan, pasca banjir bandang ini Kapolda Papua Irjen Pol Drs Martuani Sormin M.Si di dampingi Pejabat Utama Polda Papua langsung menuju pemukiman penduduk yang terkena banjir di komplek BTN Bintang Timur Kabupaten Jayapura yang sebagian besar tertimbun lumpur dan mengalami rusak parah.

Dijelaskan, sejak Sabtu 16 Maret 2019 pukul 19.00 Wit telah terjadi bencana banjir yang diakibatkan curah hujan yang cukup tinggi diseputaran wilayah Sentani Kabupaten Jayapura hingga menghanyutkan beberapa rumah dan juga menimbulkan korban jiwa akibat terbawa/terseret arus air yang bercampur material lumpur dan kayu.

Bencana banjir yang terjadi di seputaran wilayah Sentani Kabupaten Jayapura disebabkan oleh derasnya curah hujan yang mulai turun sekitar pukul 18.00 Wit hingga saat ini dimana air bercampur material tanah dan lumpur dari arah pegunungan cycloop sentani tumpah ke jalan raya dan masuk ke komplek perumahan warga yang ada di seputaran wikayah Sentani Kabupaten Jayapura.

“Akibatnya, akses jalan diseputaran wilayah Sentani Kabupaten Jayapura lumpuh total sehingga hal tersebut menghambat mobilisasi kendaraan untuk mengevakuasi warga di titik-titik yang terkena dampak banjir,” ujar dia.

Sementara diketahui, beberapa titik yang terdampak banjir yakni, BTN Gajah Mada Sentani, BTN Bintang Timur Sentani, Komplek Jalan Padang Pasir Sentani, Komplek Salatiga Jalan Caravan Sentani, Komplek Jalan Kemiri Sentani/Depan Mako Auri, Komplek Jalan Sosial Sentani / BTN Sosial / Komplek 751/R Hingga Jalan Tabita Sentani.

Komplek BTN Permata Hijau Sentani, Komplek Kali Ular Doyo Baru Waibu, BTN Grand Doyo Baru, Komplek BTN Jalan Yowari Doyo Baru, Komplek BTN Kolam Doyo Baru, Komplek BTN Daime – Daime Doyo Baru, Pertigaan Mata Jalan Arah Mapolres Jayapura, Komplek pemukiman Komba Sentani, Komplek Pasar Lama Sentani. [tyi/loy]