Akhirnya, Pembatasan Aktivitas Warga Dilonggarkan Hingga Pukul 17.00 WIT

407
Caption: Suasana Rapat Formkopimda di salah satu hotel di Jayapura (3/6). (ist)
Caption: Suasana Rapat Formkopimda di salah satu hotel di Jayapura (3/6). (ist)

JAYAPURA,PapuaSatu.com – Terhitung mulai hari ini, Jumat 5 Juni 2020  Pemerintah Provinsi Papua membuka pembatasan aktivitas masyarakat dari pukull 6 pagi hingga pukul 17.00 Wit.

Seperti diketahui sebelumnya Pembatasan Sosial Diperluas dan Diperketat (PSDD) aktivitas masyarakat  hanya dari pukul 6 pagi hingga pukul 14.00 Wit.

“Ini relaksasi konstektual Papua, apa yang kita relaksasi, dimana ada 14 kabupaten di Papua yang masuk zona merah tetapi trend Covid-19 positifnya naik terus,”kata Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal kepada wartawan di Jayapura.

Sementara bagi 15 kabupaten yang masuk zona merah dapat melakukan aktivitas seperti biasa, namun kepala daerah harus bertanggung jawab memastikan kondisi tidak situasi yang terjadi.

“Untuk 15 kabupaten boleh normal seperti sebelumnya tetapi bupati harus tetap disiplin dengan protokol yang kesehatan yang ada,”tegasnya.

“Mau beribadah silakan, mau apapun silakan tapi bupatinya yang bertanggung jawab untuk memastikan dengan situasi yang terjadi,”.

Sementara untuk 14 kabupaten/kota yang masuk zona merah dalam konteks relaksasi akan diatur tata cara beribadah seperti masjid, gereja dan wihara.

Hasil kesepakatan rapat bersama Forkompinda dan Bupati/Walikota Se-Papua, Rabu (3/6/2020), Pemerintah Provinsi Papua akhirnya memperpanjang status tanggap darurat Covid 19 hingga tanggal 19 Juni 2020.

Masa tanggap darurat tersebut awalnya akan berakhir pada 4 Juni 2020, tetapi kemudian diperpanjang hingga 19 Juni 2020 mendatang.[redaksi]