Angkat Potensi UMKM Asli Papua, Dinas Koperasi Jayapura Latih Mama-Mama Papua Bikin Kue Khas Berdaya Jual Tinggi

Asisten II Setda Kabupaten Jayapura, Dr. Abdul Rahman Basri, S.Sos, MKP, bersama pejabat lainnya saat mencicipi aneka panganan olahan berbahan dasar lokal
Asisten II Setda Kabupaten Jayapura, Dr. Abdul Rahman Basri, S.Sos, MKP, bersama pejabat lainnya saat mencicipi aneka panganan olahan berbahan dasar lokal

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kabupaten Jayapura menggelar pelatihan kuliner pembuatan aneka kue berbahan dasar lokal bagi 57 pelaku UMKM.

Kegiatan ini berpusat di Hotel Yudha Sentani dan resmi dibuka pada Kamis, 9 Juli 2026.Para peserta pelatihan merupakan pelaku usaha yang berasal dari empat wilayah pembangunan di seluruh cakupan Kabupaten Jayapura.

Pemerintah Kabupaten Jayapura memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan ini. Penjabat Bupati Jayapura yang diwakili oleh Asisten II Setda Kabupaten Jayapura, Dr. Abdul Rahman Basri, S.Sos, MKP, menegaskan bahwa pemanfaatan potensi lokal akan berdampak langsung pada perekonomian masyarakat bawah.

“Dengan pengolahan kue bahan lokal, ini akan berkontribusi kepada kampung, rumah tangga, dan juga daerah,” ujar Abdul Rahman Basri usai membuka kegiatan.

Dikatakan, dengan mengolah bahan-bahan dari kampung berarti mengangkat potensi lokal yang ada. “Ini akan memberikan nilai tambah serta melahirkan produk kuliner yang memiliki ciri khas tersendiri dari Kabupaten Jayapura,” ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa pemerintah daerah tidak akan melepas para pelaku UMKM begitu saja setelah pelatihan selesai. Sinkronisasi antarinstansi akan diperkuat demi menjamin keberlanjutan usaha mereka.

“Ini merupakan bagian yang menjadi perhatian bagi pemerintah daerah untuk terus melakukan pembinaan. Kami bersama-sama dengan OPD terkait, seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta OPD lainnya, akan berkoordinasi. Khususnya menyangkut dengan upaya-upaya untuk mempermudah pemasaran produk UMKM tersebut,” jelasnya.

Langkah koordinasi ini diambil agar barang yang diproduksi oleh masyarakat memiliki target pasar yang jelas dan bernilai ekonomi tinggi.

“Sehingga tidak terjadi penumpukan produk yang dihasilkan tanpa ada tujuan (pasar). Kita berharap dengan adanya produk berbahan lokal ini akan lebih meningkatkan nilai jual,” tambah Asisten II.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jayapura, Haryanto, SE, menjelaskan bahwa tujuan utama pelatihan ini adalah mendongkrak kualitas visual, higienitas, dan daya saing produk di pasar modern.

“Kami dari dinas berupaya memberikan pelatihan ini agar produk-produk mereka lebih menarik dan variasinya lebih banyak. Tentunya, dengan bantuan alat-alat kerja yang kami berikan, diharapkan produk yang dihasilkan juga bisa jauh lebih higienis lagi,” kata Haryanto.

Haryanto juga menjanjikan karpet merah bagi pelaku UMKM yang menunjukkan komitmen dan konsistensi tinggi dalam memproduksi kue berbahan lokal tersebut. Pihaknya siap mengawal proses legalitas usaha agar produk lokal mama-mama Papua bisa menembus ritel modern.

“Nanti ke depan, kalau mereka konsisten dengan produk-produknya, kami akan bantu sosialisasikan. Kami bantu bagaimana mereka untuk mendapatkan sertifikasi, terutama Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikat halal. Legalitas itu sangat penting agar produk-produk dari mama-mama ini bisa resmi masuk dan dijual di supermarket,” pungkasnya.[Redaksi]