Atlet dan Pelatih Kontingen PON XX Papua Jalani Character Building

0
279
Kasdam XVII/Cenderawasih, Brigjen TNI Irham Waroihan saat mengalungkan tanda peserta kepada perwakilan atlet di Rindam XVII/Cenderawasih, Senin (2/9/19)
Kasdam XVII/Cenderawasih, Brigjen TNI Irham Waroihan saat mengalungkan tanda peserta kepada perwakilan atlet di Rindam XVII/Cenderawasih, Senin (2/9/19)

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Bertempat di Rindam XVII/Cenderawasih, para pelatih dan atlet kontingen Papua pada PON XX Tahun 2020 menjalani Character Building dan Achievement Motivation Training.

Training yang dibuka secara resmi oleh Kasdam XVII/Cenderawasih, Brigjen TNI Irham Waroihan, akan dilaksanakan dalam lima gelombang, yang per gelombangnya dilaksanakan selama enam hari.

Dan untuk gelombang pertama, diikuti para atlet dari 12 Cabang Olahraga (Cabor) dengan jumlah atlet ada 121 orang atlet putera, 66 orang atlet putri dan 13 pelatih.

Melalui training tersebut, kata Kasdam, para atlet yang masuk dalam.Konteng Papua diharap telah memiliki mental yang baik dan disiplin yang tinggi.

Dikatakan, hal itu penting karena dapat dimungkinkan atlet yang ada memiliki kebiasaan yang kurang disiplin.

“Anak-anak ini kan mungkin ada yang kesulitan bangun jam 5 pagi, kita disiplinkan, kita isi mereka,” ungkapnya saat ditemui usai membuka pelatihan di Rindam XVII/Cenderawasih, Senin (2/9/19).

Selain disiplin, melalui training tersebut, para atlet juga diharapkan memiliki semangat yang tinggi dan mental bertanding yang baik.

Bekerja sama dengan Rindam Cenderawasih untuk pelatihan kedisiplinan, dan dengan Dinas Psikologi Angkatan Darat, para atlet dan pelatih digembleng agar memiliki mental juara untuk Papua.

Ketua tim psikologi, Kol. dr. Suyanto mengungkapkan, bahwa kepada atlet dan pelatih Kontingen Papua yang akan berlaga di PON XX Tahun 2020, dilatih untuk mampu mengatasi masalah psikologi, seperti bagaimana mengatasi stress (tekanan), beban dan lain-lain yang terkait dengan kondisi emosional saat bertanding nanti.

“Sehingga kemampuan yang sudah dipunyai bisa muncul dan bisa maksimal,” ungkapnya.

Di kesempatan sama, Fredy Sokoy, Ketua Binpres KONI Papua mengungkapkan bahwa selama ini, baru pertama kali ini training yang terkait kedisiplinan dan motivasi diberikan kepada atlet dan pelatih sebelum TC.[yat]