Bupati dan Wakil Bupati Jayapura Paparkan Capaian Satu Tahun Kepemimpinan

SENTANI, PapuaSatu.com – Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, SH., M.H., bersama Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard S. Yocku, S.H., memaparkan capaian pelaksanaan visi dan misi selama satu tahun masa kepemimpinan mereka. Pemaparan tersebut berlangsung di Aula Lantai I Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Selasa (17/03/2026).

Momentum ini bertepatan dengan peringatan satu tahun kepemimpinan yang mengusung semboyan “Kenambai Umbai”, yang berarti satu, utuh, ceria, berkarya meraih kejayaan.

Dalam arah pembangunan daerah, Bupati Yunus Wonda menjelaskan pembagian wilayah Kabupaten Jayapura ke dalam tiga zona utama.

Zona pertama adalah pertanian dan perkebunan yang berada di wilayah Lembah Grimenawa. Zona kedua difokuskan pada perikanan laut dan pariwisata di kawasan Tanah Merah. Sementara itu, wilayah Sentani dan sekitarnya dikembangkan sebagai zona jasa dan perikanan air tawar.

Selain sektor ekonomi, pemerintah daerah juga menaruh perhatian besar pada pembangunan konektivitas antarwilayah, baik dari kampung ke distrik maupun distrik ke ibu kota kabupaten.

“Ini yang menjadi atensi saya bersama Pak Wakil dalam mewujudkan visi dan misi kami,” ujar Yunus Wonda.

Bupati juga menegaskan komitmennya dalam merealisasikan janji politik saat kampanye. Di antaranya pemberian honor kepada 210 ondoafi dan kepala suku sebagai bentuk penghargaan terhadap lembaga adat, yang disalurkan melalui buku tabungan.

Selain itu, pemerintah daerah menyediakan peti jenazah gratis serta menyiapkan lahan pemakaman seluas lima hektare di Kampung Dosai, Distrik Sentani Barat yang saat ini masih dalam proses.

Program pembangunan rumah ibadah juga dijalankan dengan skema bantuan bahan bangunan melalui kerja sama dengan toko material, meski dilakukan secara bertahap menyesuaikan kondisi keuangan daerah.

Meski ruang gerak kebijakan pada tahun 2025 masih terbatas karena APBD telah ditetapkan sebelum masa jabatan dimulai, sejumlah capaian visi dan misi tetap berhasil direalisasikan.

Terkait rencana pemekaran Daerah Otonom Baru (DOB) Grime Nawa, saat ini telah memasuki tahap baru dengan dibentuknya Tim Percepatan DOB pada Januari 2026.

Di bidang olahraga, pemerintah daerah juga mulai membangkitkan kembali klub sepak bola kebanggaan masyarakat, Persidafon Dafonsoro, yang kini tengah mempersiapkan diri untuk berkompetisi di Liga 4 Indonesia.

Pembangunan Infrastruktur dan Konektivitas

Pemerintah Kabupaten Jayapura terus mendorong pembangunan infrastruktur guna membuka keterisolasian wilayah dan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat. Sejumlah program yang telah berjalan antara lain pembangunan jalan Demta–Muaif, pembukaan kembali ruas jalan Kemtuk–Puai melalui koordinasi dengan pemerintah pusat, serta pembangunan dermaga di Distrik Ebungfauw.

Selain itu, dilakukan penguatan jaringan telekomunikasi melalui bantuan Starlink untuk fasilitas kesehatan dan pendidikan, perluasan sistem penyediaan air minum di kampung adat, serta rehabilitasi jembatan, normalisasi sungai, dan peningkatan jalan lingkungan.

Penguatan Layanan Kesehatan dan Pendidikan

Di sektor kesehatan, pemerintah daerah telah meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Tipe D Pratama di Kampung Nimbontong, Distrik Unurumguay. Selain itu, delapan Puskesmas Pembantu telah diresmikan di sejumlah distrik, disertai bantuan mobil ambulans serta penguatan layanan Posyandu.

Sementara di sektor pendidikan, dilakukan revitalisasi gedung sekolah, penyediaan sarana transportasi seperti speedboat untuk wilayah terpencil, serta kerja sama beasiswa dengan sejumlah perguruan tinggi.

Pemerintah juga meningkatkan kompetensi ASN melalui program beasiswa bagi 40 ASN Orang Asli Papua serta pengembangan sistem informasi kepegawaian.

Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Dalam upaya mendorong ekonomi rakyat, khususnya Orang Asli Papua (OAP), pemerintah melakukan berbagai program pemberdayaan. Di antaranya revitalisasi pasar tradisional seperti Pasar Banuku, Pasar Yapsi, Pasar Sawoi, Pasar Pharaa, dan Pasar Ifar Besar.

Pengembangan UMKM mama-mama Papua dilakukan melalui platform digital OAPSHOP serta pengolahan produk lokal seperti cokelat OAP. Selain itu, diberikan pelatihan keterampilan kerja seperti perbengkelan dan kelistrikan, bantuan alat pertanian, serta bantuan speedboat bagi nelayan pesisir.

Pemerintah juga memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui pelatihan pengolahan pangan lokal serta bantuan bibit dan pupuk.

Di sektor pariwisata, dilakukan pengembangan destinasi seperti Pantai Amai dan Kali Biru, serta peningkatan promosi wisata yang mengantarkan Kampung Yoboi meraih Juara Harapan II Desa Wisata tingkat nasional.

Dukungan Program Nasional

Pemerintah Kabupaten Jayapura juga menyukseskan berbagai program strategis nasional, seperti pembentukan koperasi desa merah putih di 139 kampung dan 5 kelurahan, program kampung nelayan merah putih, makan bergizi gratis, serta upaya penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem.

Lapangan apel Kantor Bupati Jayapura yang disulap jadi lokasi pameran keberhasilan pembangunan Kabupaten Jayapura selama satu tahun kepemimpinan Bupati Jayapura, Yunus Wonda, S.H, M.H dan Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard Yocku

Negara Hadir untuk Masyarakat

Bupati Yunus Wonda menegaskan bahwa seluruh capaian tersebut merupakan wujud kehadiran negara dalam memberikan pelayanan dan perhatian kepada masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Jayapura ingin memastikan bahwa masyarakat tidak hanya mendengar program, tetapi benar-benar merasakan manfaatnya. Bupati dan Wakil Bupati hanyalah alat yang Tuhan titipkan,” pungkasnya.[yat]