Digelar Secara Virtual, Wakapolda Pimpin Peserta Upacara HUT Brimob Ke-75 Dari Papua

Wakapolda Papua Brigjen Pol. Mathius D. Fakhiri S.IK saat memimpin peserta upacara dari Papua pada upacara HUT Brimob ke-75 yang digelar secara virtual dan dipimpin oleh Kapolri Jendral Polisi Drs. Idham Azis, M.Si, Sabtu (14/11/20)
Wakapolda Papua Brigjen Pol. Mathius D. Fakhiri S.IK saat memimpin peserta upacara dari Papua pada upacara HUT Brimob ke-75 yang digelar secara virtual dan dipimpin oleh Kapolri Jendral Polisi Drs. Idham Azis, M.Si, Sabtu (14/11/20)

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Hari Sabtu (14/11/2020) diperingati sebagai HUT Brimob yang ke-75, yang digelar secara virtual confference dan dipimpin oleh Kapolri Jendral Polisi Drs. Idham Azis, M.Si.

Untuk di Papua, peserta upacara yang mengikuti di Aula Mako Brimob Polda Papua, Kotaraja, Kota Jayapura, peserta upacara yang diikuti Kasat Brimob Polda Papua Kombes Pol. Drs. Godhelp Cornelis Mansnembra, S.IK, Kasdam XVII/Cendrawasih Brigjen TNI Bambang Trisnohadi, Kepala BNNP Papua Kombes Pol Robinson D. P. Siregar, SH, S.I.K, dan Para Pejabat Utama (PJU) Polda Papua, dipimpin oleh Wakapolda Papua Brigjen Pol. Mathius D. Fakhiri S.IK.

Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo yang tampil mengawali pada upacara virtual tersebut, menyampaikan testimoninya, bahwa sejak awal Korps Brimob mempunyai andil yang besar bersama TNI dan rakyat.

“Saya mengapresiasi sebagai satuan pasukan yang handal dalam menjaga kemanan di masyarakat, saya harap Korps Brimob semakin profesional, semakin modern dan terpecaya dan selalu dicintai oleh rakyat, Dirgahayu Korps Brimob terimakasih telah menjadi Bhayangkara Negeri,” ujar Presiden.

Sementara itu, Kapolri Jendral Polisi Drs. Idham Azis, M.Si, dalam amanatnya mengatakan sangat bangga dan mengucapkan selamat kepada Korps Brimob Polri yang Ke- 75 atas pengabdian Brimob dan sudah menjadi catatan negara dalam institusi Polri, Bangsa dan Negara.

“Marilah kita mendoakan Korps Brimob Polri yang telah gugur dalam penugasan dalam menjaga NKRI, semoga semua ditempatkan disisi Allah S.W.T dan keluarganya tetap diberikan kesehatan,” ungkap Kapolri.

Korps Brimob, lahir tumbuh dan berkembang tidak terlepas dari sejarah institusi Polri yang senantiasa menjadi pasukan setia dan diandalkan dalam menjalankan tugas, hal ini dibuktikan dengan Pataka Nugraha Sakanti Yana Utama oleh bapak presiden pertama Ir. Soekarno sebagai bentuk penghargaan pemerintah terhadap Korps Brimob Polri.

Brimob telah menunjukan eksistensinya melalui operasi penanggulangan terorisme, penanganan operasi khusus, penanganan bencana alam dan aksi – aksi unjuk rasa di ibu kota dan seluruh wilayah Indonesia, saya juga mengapresiasi Brimob yang bergerak cepat dalam berbagai kegiatan kemanusiaan dengan mobil Brimob, dapur makanan, kedisiplinan protokol kesehatan dan rumah khusus penanganan covid di Mako Brimob.

Tugas kita tidak hanya samapai disitu, kedepan kita akan menghadapi pilkada serentak pada tanggal 9 Desember 2020, Operasi Lilin 2020 dan Penanganan Covid, dan juga dampak lainnya yang akan kita hadapi di seluruh Indonesia sehingga perlu penanganan Brimob Polri.

Tingkatkan keamanan dan ketaatan kepada Tuhan yang Maha Esa dan tetap mempedomani Tribata serta menjaga kesatuan Institusi Polri dan memantapkan sinergitas Polri di semua tingkatan aspek untuk bangsa dan kepentingan masyarakat, teruslah belajar dan berlatih menjaga kesiapan personil, jadilah teladan bagi keluargamu, rekanmu dan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan 3M yaitu Mencuci tangan, Memakai masker dan Menjaga jarak.

Seperti penyampaian Presiden Rebublik Indonesia bahwa loyalitas Polri tegak lurus kepada bangsa dan negara, sekali melangkah pantang menyerah sekali tampil harus berhasil.

Dansat Brimob Polda Papua, Kombes Pol. Drs. Godhelp Cornelis Mansnembra, S.IK saat ditemui usai upacara mengungkapkan tekatnya untuk membawa Korps yang dipimpinnya untuk menjadi Polri yang professional, modern dan terpercaya.

“Kita harus tetap melaksanakan tugas sesuai yang diinginkan, yaitu modern, profesional dan terpercaya,” ungkapnya kepada wartawan.

Keterbatasan personil, kata Kombes Pol. Godhelp, menjadi salah satu tantangan dalam menjalankan tugas, karena itu, sebagaimana amanat Kapolri, bahwa Brimob tidak boleh bekerja sendiri, melainkan tetap bergandengan tangan dengan satuan lain, dalam hal ini TNI.

“Ini yang harus kita laksanakan, dengan pembekalan dan pengertian-pengertian kepada anggota, sehingga kita harapkan kedepan, apalagi menjelang Desember ini ada Pilkada, kita bisa menjalankan tugas dengan baik,” tegasnya.

Dikatakan, saat ini personil Brimob di Papua baru memenuhi sekitar 45 persen dari jumlah ideal, yakni berjumlah 1646 personil, sedangkan idealnya untuk melaksanakan tugas di seluruh tanah Papua membutuhkan personil sekitar 2400 personil.[yat]