Hari Kelima, Korban Meninggal Dunia Capai 102 Orang, 31 Jenazah Belum Teridentifikasi

776
Evakuasi salah satu korban yang ditemukan Kamis (21/3/2019) oleh tim gabungan TNI-Polri dan Basarnas

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Jumlah korban meninggal dunia akibat bencana alam banjir bandang di Kabupaten Jayapura hingga Kamis (21/3/2019) pukul 14.00 WIT, yang berhasil ditemukan tim gabungan TNI-Polri dan Basarnas mencapai 102 jenazah.

“Adapun update terbaru data di Posko Induk Sentani korban hari Kamis tanggal 21 Maret 2019 sampai dengan pukul 14.00 WIT, jumlah korban yang ditemukan sebanyak 102 jenazah,” ungkap Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Drs. AM. Kamal dalam siaran pernya, Kamis.

Sedangkan jumlah korban yang belum ditemukan, sesuai laporan dari keluarga korban dan masyarakat  di Posko Induk Sentani ada 93 orang.

Dari total jenazah, baru 56 yang teridentifikasi dan ada 31 kantong jenazah belum teridentifikasi.

Sedangkan total korban terdampak yang terdata dari tiga distrik, yaitu Distrik Sentani, Waibu dan Sentani Barat ada 11.725 kepala keluarga.

Jumlah korban luka-luka ada 915, masing-masing  107 orang mengalami luka berat dan 808 orang mengalami luka ringan.

Secara total dari peristiwa banjir yang terjadi di Kabupaten Jayapura pada Minggu (17/3/2019), lokasi terdampak yang cukup parah, untuk di Distrik Sentani ada lima Kelurahan/Kampung, masing-masing  adalah Kelurahan Hinekombe, Dobonsolo, Sentani Kota, Kampung Yahim, dan Kamp Sereh.

Sedangkan di Distrik Waibu ada satu kampong, yaitu Kampung Doyo Baru, di Distrik Sentani Barat satu kampong, yaitu  Kampung Kertosari, di Distrik Ravenirara ada satu kampong yakni Kamung Yengu Dosoyo, dan satu lokasi terdampak banjir adalah di ibukota Distrik Depapre.

Untuk jumlah pengungsi ada 11.156 orang yang ditempatkan di beberapa titik, yang ditempatkan di halaman Kantor Bupati Jayapura dan rumah rumah warga yang tidak terkena banjir.

Kata Kabid Humas AM Kamal, tim gabungan TNI-Polri dan Basarnas masih terus melakukan pencarian terhadap korban, dan tidak menutup kemungkinan jumlah korban akan bertambah.

“Personel TN/Polri masih dikerahkan di setiap titik yang dianggap sebagai tempat terparah dan terdapat korban jiwa,” ujarnya.

Selain melakukan pencarian terhadap korban jiwa, tim gabungan juga melakukan pembersihan di beberapa titik yang terdampak banjir bandang, yakni Jalan Sosial, Kemiri dan Doyo Baru.[yat]