KMAN Harus Dimanfaatkan Untuk Tunjukkan Wajah Kabupaten Jayapura Yang Ramah dan Bertoleransi Tinggi

Caption : Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro. Foto : Tinus Yigibalom/PapuaSatu.com
Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro

SENTANI, PapuaSatu.com – Digelarnya iven nasional masyarakat adat di Papua, yakni Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) Ke-VI di Kabupaten/Kota Jayapura merupakan momen berharga, terutama bagi masyarakat adat Kabupaten Jayapura.

Karena, iven tersebut akan dihadiri tamu dari berbagai daerah di nusantara, dan bahkan luar negeri yang jumlahnya diperkirakan mencapai 7000 orang.

Pelaksanaan KMAN VI bakal berlangsung meriah, karena secara bersamaan pihak panitia juga menggelar HUT Kebangkitan Masyarakat Adat (KMA) Kabupaten Jayapura ke-9 tahun dan Festival Danau Sentani (FDS).

“Kesempatan yang harus dimanfaatkan sebaik baiknya untuk menunjukkan wajah Kabupaten Jayapura yang ramah dan bertoleransi tinggi,” ungkap Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw,SE,M.Si dalam pidatonya yang dibacakan Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro di depan sidang DPRD Kabupaten Jayapura, Senin (12/9/22).

Selain itu, kata bupati, iven nasional tersebut diharapkan akan mendongkrak ekonomi masyarakat kampung yang ada di Kabupaten/Kota Jayapura khususnya, dan Papua pada umumnya.

“Diharapkan pula ekonomi masyarakat kampung dapat meningkat sehingga kesejahteraan masyarakat kampung dapat diperbaiki,” harapnya.[yat]