KPU Papua bersama KPU Keerom Gelar Konser Music Pemilu di Arso 3

1434
Caption : Ketua KPU Kabupaten Keerom Kornelis Watkaat. Foto : Ayu Vhino/PapuaSatu.com
Caption : Ketua KPU Kabupaten Keerom Kornelis Watkaat. Foto : Ayu Vhino/PapuaSatu.com

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua bersama KPU Kabupaten Keerom mengadakan konser musik Pemilu di Kampung Jaifur Distrik Skanto Arso 3, Rabu (10/4/2019).

Ketua KPU Kabupaten Keerom, Kornelis Watkaat mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk sosialisasi mengingat Pemilu serentak tersisa 7 hari lagi. “Ini bentuk sosialisasi agar masyarakat paham teknis-teknis pencoblosan nanti,” katanya.

Dalam kegiatan ini, Kornelis juga mau mengajak agar warga di Kabupaten Keerom juga dapat mengambil bagian untuk menentukan nasib bangsa dengan melalui proses pemilu nanti. “Mari gunakan hak suara anda karena anda yang menentukan pembangunan untuk 5 tahun kedepan, jangan salah memilih, pilihlah sesuai dengan hati nurani,” ajaknya.

Iapun mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap meciptakan pemilu yang damai, yang bermartabat, jauh dari Golput, jauh dari SARA dan jauh dari konflik.

Anggota KPU Divisi Sosialisasi dan Parmas Kabupaten Keerom, Frengki Tiwe menjelaskan, pihaknya bukan sosialisasi hal pertama yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Keerom.

“Sebelumnya kami sudah 3 kali melakukan sosialisasi seperti di Kantor KPU di Kab.Keerom, dan yang terakhir ini kai menggelar Konser Musik di Distrik Skanto di koordinir dari KPU Provinsi Papua,” jelas dia.

Sementara itu menurut Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Distrik Skanto, Dedik Suryanto menuturkan bahwa yang hadir hari ini tak hanya masyarakat dari Kampung Jaifuri namun ada pula kelompok-kelompok di masyarakat. “Ada para Kepala Kampung dari 12 Kampung yang ada , tokoh-tokoh paguyuban, tokoh agama, tokoh pemuda, serta pemuda karang taruna,”tuturnya.

Sosialisasi yang dilakukan mendapat respon positif dari warga Arso 3 salah satunya Yudianto. “Konser Musik yang diadakan ini sangat bagus, kami masyarakat sangat antusias karna sejujurnya kami masih banyak yang belum tahu terkait teknis-teknis pencoblosan seperti warna suara serta mekanisme pencoblosan,” imbuhnya.

Yudianto mengaku sebelumnya hanya mendapat informasi melalui media sosial. “Sebelumnya demikian, namun kami bersyukur hadirnya KPU ke kampung kami, kami jadi paham akan teknis dan wajib menggunakan hak pilihnya,”tutupnya. [ayu]