KPUD Keerom Tetapkan Pasangan MAMA Dapat Nomor Urut 1

683
Caption : Pasangan calon bupati Muhammad Markum dan wakilnya Malensius Musui, saat menerima nomor urut 1 dari hasil pleno terbuka penetapan dan pengumuman nomor urut calon bupati dan wakil bupati Keerom yang digelar KPU Keerom di halaman Kantor KPU setempat, Kamis (24/09/2020).
Caption : Pasangan calon bupati Muhammad Markum dan wakilnya Malensius Musui, saat menerima nomor urut 1 dari hasil pleno terbuka penetapan dan pengumuman nomor urut calon bupati dan wakil bupati Keerom yang digelar KPU Keerom di halaman Kantor KPU setempat, Kamis (24/09/2020).

KEEROM, PapuaSatu.com  – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Keerom menetapkan Pasangan calon bupati Muhammad Markum dan wakilnya Malensius Musui mendapatkan nomor urut 1, pada kontestasi Pilkada Keerom 2020 yang akan berlangsung pada 9 Desember mendatang.

Angka satu diperoleh pasangan MAMA berdasarkan hasil pleno terbuka penetapan dan pengumuman nomor urut calon bupati dan wakil bupati Keerom yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Keerom di halaman Kantor KPU setempat, Kamis (24/09/2020).

Dalam pleno yang dipimpin langsung oleh Ketua KPU Keerom, Melianus Gobay dihadiri Bawaslu Keerom menyebutkan bahwa penetapan nomor urut berdasarkan Keputusan KPU Nomor 162/PL.02.3/KPT/9111/KPU-KAP/IX/2020, 23 September 2020 tentang penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati Keerom tahun 2020, serta Surat Dinas KPU RI nomor 788/PL.02.2/SD/06/KPU/IX /2020, tanggaL 18 September 2020, perihal pengundian pasangan calon.

Usai mendapatkan nomor urut, Tim Koalisi Sehati menyambut Gembira dan tepuk tangan Seraya bersorak gembira menyampaikan, Nomor 1 menang, nomor 1 lanjutkan dilanjutkan foto bersama usai penetapan nomor urut dari Komisioner KPU Kabupaten Keerom.

“Dengan Nomor urut yang diterima oleh pasangan MAMA ini menjadi suatu harapan besar bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Keerom untuk mengantarkan pasangan MAMA untuk memimpin Kabupaten Keerim melalui pilkada yang berlangsung pada tanggal, 9 Desember mendatang,” ujar Markum.

Markum menyampaikan ada beberapa tahapn lagi yang harus di lalui yakni, masa proses Kampanye. Ia berharap kepada seluruh pendukungnya agar Kampanye tetap berpedemoan berpedoman dalam aturan PKPU yang sudah ditetapkan, yakni tidak lebih dari 50 orang. [ayu]