Lomba Hias Pohon Telur Semarakkan Maulid Nabi Muhammad oleh KKSS Kabupaten Jayapura

Penyerahan hadiah sayembara pohon telur pada acara peringatan maulid Nabi Muhammad,SAW, 1442 H/2020 M oleh KKSS Kabupaten Jayapura di Masjid Al Aqsa Sentani, Sabtu (12/12/20)
Penyerahan hadiah sayembara pohon telur pada acara peringatan maulid Nabi Muhammad,SAW, 1442 H/2020 M oleh KKSS Kabupaten Jayapura di Masjid Al Aqsa Sentani, Sabtu (12/12/20)

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Serasa ada yang kurang bila tidak ada telur yang ditancapkan di pohon pisang, dan songokolo (nasi ketan) pada setiap peringatan maulid oleh masyarakat asal Sulawesi Selatan.

Kemeriahan telur dihias warna warni yang memiliki filosofi tersendiri tersebut, pada peringatan maulid Nabi Muhammad SAW oleh Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) di Masjid Agung Al Aqsa Sentani, Sabtu (12/12/20) tampak meriah karena dilombakan.

Lomba kreasi yang sering disebut pohon telur, diikuti 13 pilar yang mewakili asal kabupaten dan dua badan otonom (Ikatan Wanita dan Ikatan Mahasiswa) di KKSS.

Ketua KKSS Kabupaten Jayapura, H. Wagus Hidayat mengungkapkan, pihaknya sengaja membuat sayembara kepada setiap pilar dan badan otonom untuk membuat kreasi yang terbaik untuk kemeriahan acara tersebut.

“Kreasi yang dibuat, seperti pohon telur yang dibuat seperti biasanya saat memperingati Maulid Nabi Muhammad,SAW,” ungkapnya saat ditemui usai peringatan maulid tersebut.

Pelaksanakan maulid nabi tersebut, kata Dayat panggilannya, juga untuk bisa mengimplementasikan di kehidupan kita sehari-hari tentang akhlak dan perilaku Nabi Muhammad SAW.

“Kita sebagai umat Islam tentunya menginginkan sebagai Islam rahmatan lil alamin (Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam semesta),” ujarnya.

Jadi, jelas Dayat, adalah bagaimana merangkul semua agama, semua kelompok, untuk menggaungkan kerukunan antar umat beragama.

Peringatan Maulid Nabi Muhammaf SAW 1442 H/2020 M yang mengambil tema “Dengan keteladanan Nabi Muhammad,SAW, KKSS meneguhkan eksistensi KKSS Kabupaten Jayapura, peringatan maulid mengundang ustad H. Burhanuddin,SHI sebagai penceramah.

Dalam ceramahnya, Ust. Burhanuddin mengungkapkan bahwa peringatan maulid nabi bukan syariat, melainkan syiar untuk Islam.

“Kalau syariat terikat dengan waktu,” jelasnya.

Dalam tausiahnya, Ust. Burhanuddin juga mengungkapkan dasar mengapa umat Islam dalam mengagungkan Nabi Muhammad, SAW.

Salah satinya, kata Ust Burhanuddin, karena nama Nabi Muhammad sudah disebut sejak penciptaan Nabi Adam,AS, yakni dalam syahadat yang diajarkan Alloh SWT, kepada Nabi Adam,AS.

Dalam kesempatan tersebut, Ust. Burhanuddin juga mengajak kepada warga KKSS untuk saling menghargai dan menjaga keberasamaan.

Ketua KKSS Provinsi Papua, H. Mansur yang juga hadir pada acara tersebut mengungkapkan sangat mendukung acara yang telah menjadi agenda tetap setiap tahun di KKSS, baik di provinsi maupun kabupaten/kota.

“Peringatan maulid Nabi Muhammad,SAW ini juga untuk mempererat tali silaturahmi dan kekeluargaan antar sesama kita untuk kemaslahatan umat,” ujarnya saat ditemui usai peringatan.[yat]