Masih 22 Kantong Jenazah Belum Teridentifikasi

403
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. AM Kamal bersama Kabid Dokes Polda Papua, Kombes Pol. Ramon Amiman saat memberi keterangan pers tentang perkembangan korban banjir bandang

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Genap satu minggu pasca banjir bandang di Kabupaten Jayapura, masih 22 kantong jenazah belum berhasil diidentifikasi oleh tim Dissaster Victim Identification (DVI).

Proses identifikais jenazah yang ada di kamar jenazah RS Bhayangkara masih berlangsung, dan Hari Mingu (24/3/2019) jumlah jenazah yang teridentifikasi ada 75 kantong jenazah.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol.AM Kamal dalam pers releasenya mengungkapkan bahwa, untuk total korban yang ditemukan ada 105 jenazah.

“Hari Minggu (24/3/2019) perkembangan korban bencana alam banjir bandang di Kabupaten Jayapura, dari hasil pencarian tim gabungan TNI-Polri dan Basarnas berhasil menemukan 105 jenazah,” ungkap Kabid Humas.

Dikatakan, bahwa tim gabungan TNI-Polri dan Basarnas masih terus melakukan pencarian terhadap korban, tidak menutup kemungkinan jumlah korban akan bertambah.

“Personel TNI/Polri masih dikerahkan disetiap titik yang dianggap sebagai tempat terparah dan terdapat korban jiwa,” jelasnya.

Dan mulai Hari Minggu (24/3/2019), di Posko Induk Gunung Merah sudah tidak ada lagi pengungsi, karena sudah dipindahkan ke posko-posko lainnya yaitu Posko Toware dan Posko Stadion Barnabas Youwe.

Hal itu, agar aktifitas perkantor di Kantor Bupati Jayapura dapat berjalan kembali, karena sebelumnya sebagaian pengungsi menempati ruangan-ruangan yang ada di Kantor Bupati dan Kantor DPRD Jayapura.

“Untuk jumlah pengungsi yang dipindahkan ke posko-posko tersebut masih didata kembali dikarenakan sebagian pengungsi telah pulang ke rumahnya masing-masing,” terangnya.[yat]