
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Setelah melakukan pertemuan dengan pengurus Organisasi Bela Diri Kempo Indonesia (BKI) Kota Jayapura, memutuskan dan menunjuk, wakil I DPRK Kota Jayapura, Max Karubaba sebagai pembina Bela Diri Kempo Indonesia (BKI) Kota Jayapura.
Keputusan ini didasari oleh jiwa muda, perhatian, dan kepedulian Max Karubaba dalam pengembangan generasi muda Papua.
Hal itu disampaikan Ketua Kempo Kota Jayapura, Patrisius Randa, S.H., M.H., kepada PapuaSatu.com, Selasa (12/8/2025). 
Menurutnya, alasan memilih Max Karubaba sebagai pembina dikarenakan beliau berjiwa muda, perhatian, serta memiliki kepedulian dalam pengembangan generasi muda Papua.
Selain itu, lanjut dia, bahwa sosok Max Karubaba merupakan low profile dan siap mendukung pengembangan olahraga Kempo di Kota Jayapura.
Bahkan, tutur Patrisius, pihaknya telah bertemu langsung dengan Wakil Ketua I DPRD Kota Jayapura, Max Karubaba, untuk meminta dukungan dan izin sebagai pembina.
“Pak Max menyambut baik permintaan tersebut dan menyatakan kesediaannya untuk mendukung penuh pengembangan Kempo di Kota Jayapura,” katanya.
“Beliau berkenan dan siap mendukung, serta akan memfasilitasi dengan pihak terkait guna memberikan dukungan penuh sehingga bisa terselenggara dengan baik dan lancar,” katanya menambahkan.
Lanjut Patrisius bahwa, Organisasi Bela Diri Kempo Indonesia Kota Jayapura ini berencana menyelenggarakan turnamen kempo berskala Papua sebagai persiapan menghadapi Festival Olahraga Nasional (FORNAS) 2027 di Palu, Sulawesi Tengah.
Turnamen lokal ini akan melibatkan peserta dari berbagai daerah di Tanah Papua.
”Kami berencana membuat turnamen berskala Papua, dengan dukungan dari Provinsi Papua Pegunungan, Papua Selatan dan beberapa Kabupaten di sekitar Jayapura,” ujarnya. 
Dijelaskan, kejuaraan ini bertujuan untuk mempersiapkan atlet-atlet kempo Papua menghadapi FORNAS yang diadakan dua tahun sekali.
Dimana FORNAS sebelumnya telah diadakan di Mataram pada Juli 2025.
Patrisius menambahkan, pihaknya akan melakukan pembinaan lebih intensif dan berencana mengadakan turnamen setiap tahunnya.
”Paling lambat tahun 2026, kami akan membuat turnamen se-Papua dengan nama Walikota Cup, namun kami masih menunggu restu dari Bapak Walikota,” jelasnya.
Bahkan lanjutnya, dalam waktu dekat, pihaknya akan bertemu dengan Walikota Jayapura untuk membahas persiapan turnamen ini.
Ia menegaskan bahwa kehadiran bela diri Kempo di Kota Jayapura bertujuan untuk menggalang generasi muda dalam mengisi masa depan dengan jiwa yang sportif, ulet, terampil, bertanggung jawab, dan disiplin.
Selain itu, bela diri Kempo menekankan pada pengembangan fisik, mental, dan spiritual generasi muda, dengan disiplin mental sebagai aspek terpenting. [loy]










