
SENTANI, PapuaSatu.com – Sebuah inovasi terkait manajemen aset daerah dimunculkan dalam bentuk aplikasi Sistim Informasi Aset Daerah (Simada) Kabupaten Jayapura.
Simada yang merupakan proyek perubahan dalam pengelolaan aset daerah tersebut, dilounching oleh Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, di ruang VIP Kantor Bupati Jayapura, Kamis (17/9/20).
Lounching dilakukan usai disosialisasikan oleh Kabag Pemerintahan Setda Kabupaten Jayapura, Jhon Simatauw.
“Jadi ini modal yang ada, bagaimana kita manfaatkan secara maksimal,” ujar bupati kepada wartawan usai louncing.
Kata Bupati Mathius, dengan aplikasi Simada tersebut akan mempermudah, sehingga bisa cepat mengetahui terkait posisi asrt daerah melalui data yang disajikan.
Bupati pun menyampaikan terima kasih kepada Kabag Pemerintahan Setda Kabupaten Jayapura bersama tim, dan berharap inovasi tersebut bisa menjadi sumbangan yang berarti bagi Kabupaten Jayapura.
“Karena ini meringankan kerja kita, dan juga mengefektifkan pelayanan kita di Kabupaten Jayapura,” jelas bupati.
Bupati juga berharap agar sistem tersebut bisa terus dikembangkan, juga untuk hal-hal yang lainnya.
Di kesempatan sama, Kabag Pemerintahan Setda Kabupaten Jayapura, John F. Simatauw mengungkapkan bahwa inovasi Simada tersebut ia dapat saat mengikuti Diklat Pimk Tingkat II di Pusat Pelatihan dan Pengembangan Kajian Manajemen Pemerintahan Lembaga Administrasi Negara (Puslatbang KNP LAN) di Makassar, Sulawesi Selatan.
“Permasalah aset ini tidak hanya masalah di Kabupaten Jayapura tetapi di seluruh kabupaten/kota bahkan provinsi, itu menjadi persoalan mendasar yang selama ini sulit untuk diselesaikan,” ungkap John Simatauw.
Ia berharap, dengan sistem tersebut pengelolaan aset akan lebih baik, meski diakui prosesnya akan membutuhkan waktu yang cukup lama.
“Tentunya tidak serta merta semudah membalikkan tangan, karena ada begitu banyak proses yang harus diselesaikan secara bertahap, baik itu jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang,” jelasnya.[yat]










