Polisi Masih Dalami Motif Penculikan Bocah 13 Tahun di Sentani

23

SENTANI, PapuaSatu.com – Seorang anak laki – laki berinisial MNA yang masih berusia 13 tahun dilaporkan menjadi korban kasus penculikan.

Beruntung ia berhasil kabur dari pelaku yang mencoba menculiknya dan sempat membawanya masuk kedalam hutan di Jalan Kemiri Sentani, tepatnya di tanah milik Lanud Silas Papare.

Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH saat dikonfirmasi mengungkapkan, bahwa kasusnya dilaporkan terjadi terjadi di Jalan arah Genyem, Sentani Kabupaten Jayapura, Kamis (26/01/2023) Sore.

membenarkan pihaknya saat ini sedang intensif melakukan pemeriksaan terhadap korban yang didampingi orang tuanya HA (36).

“Penculikan ini terjadi saat korban yang baru saja pulang mengaji turun dari taksi (angkot) di mata jalan Tabita Sentani,” ungkapnya.

Diceritakan, saat itu tiba – tiba datang pelaku yang langsung memegang tangan korban dan mengajaknya berjalan kaki dari mata jalan Tabita hingga pertigaan Genyem, dan masuk ke dalam hutan.

Korban sempat bertanya “kita mau kemana” dan pelaku menjawab ke rumahnya yang masuk ke dalam tanah Lanud Silas Papare.

Di saat perjalanan tersebut korban sempat dibekap dan dipukul, namun saat pelaku lengah, korban langsung memukul tangan pelaku yang memegang tangannya kemudian berhasil kabur menyelamatkan diri, dan lari ke arah rumahnya di BTN Ceria.

Lanjut Kapolres, setelah berhasil kabur dan berjalan kaki hingga rumahnya, korban langsung meminta tetangganya untuk menelpon orang tuanya, dimana saat bersamaan orang tuanya juga sedang mencari korban.

“Modusnya belum diketahui masih dalam penyelidikan, tidak henti – hentinya kami menghimbau agar para orang tua selalu mengawasi anak-anaknya, untuk tidak lengah sedikitpun,” imbaunya.[yat]