Ramses Ohee : Soeharto Yang Mempertahankan Keutuhan NKRI

0
100
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Merah Putih Republik Indonesia Papua, Ramses Ohee
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Merah Putih Republik Indonesia Papua, Ramses Ohee

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Merah Putih Republik Indonesia Papua, Ramses Ohee menyebutkan bahwa NKRI sangat bangga memiliki putra terbaik di Indonesa salah satunya Soeharto yang mampu mempertahankan keutuhan NKRI.
“Indonesia bangga memiliki putra terbaik Soekarno dan Soeharto. Soekarno yang membuat Indonesia merdeka, Soeharto yang mempertahankan keutuhan NKRI,” ucapnya saat ditemui wartawan di kediamannya di Waena, Jum’at (7/6/2019) sore.
Ramses menceritakan, perjalanan karier Soeharto pada saat itu salah satunya tentang perjuangan Soeharto mempertahankan keutuhan NKRI tentang batas wilayah. “Awalnya Belanda ingin merubah batas wilayah bukan dari Sabang-Merauke tapi dari Sabang-Maluku saja, namun Soeharto memperjuangkan batas wilayah tersebut lewat kegiatan Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) tahun 1969 silam di Papua Barat,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa Soeharto sempat menuturkan bahwa tidak ada lagi campur tangan orang asing karena Indonesia telah merdeka. “Ya, maka dalam pepera tersebut, saya salah satu dari orang yang 1.026 orang yang terpilih dari 8 Kabupaten untuk ikut dalam Pepera dan membantu Soeharto untuk memperjuangkan batas wilayah,” katanya
Tak hanya itu, sebagai bukti nyata perjuangan Soeharto untuk Papua yaitu diberikannya nama Bumi Perkemahan atau akrab disebut Buper pada saat kegiatan pramuka. “Itu adalah hasil pada saat kepemimpinan beliau sebagai Presiden RI ke-2,” tuturnya.
Namun saat ini Buper tidak dikembangkan dan nampak terbengkalai maka Ramses minta agar Pemerintah Kota untuk kembali menata Buper agar bisa digunakan sebagai daerah perkemahan Pramuka dan kegiatan-kegiatan positif untuk kaum pemuda-pemudi.
“Dahulu daerah Buper sangat bagus, ditata untuk dijadikan lokasi perkemahan pramuka, sehingga anak-anak muda bisa melakukan kegiatan yang positif. Namun kini terbengkalai, jadi lewat media, saya minta perhatian pemkot dan pemda setempat agar lakukan pembinaan dan penataan agar buper bisa dirapikan dan mulai digunakan sesuai dengan impian Sdahulu,” tutupnya [ayu]