Satukan Dukungan untuk Markum-Malen, Partai Koalisi Pegunungan Tengah Serahkan Bendera ke Kepala Suku Besar

0
203
Caption : Sejumlah Pimpinan Partai pengusung pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Markum-Malen, saat menyatakan sikap politiknya di secretariat Koalisi Sehati, Arso II Kabupaten Keerom.
Caption : Sejumlah Pimpinan Partai pengusung pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Markum-Malen, saat menyatakan sikap politiknya di secretariat Koalisi Sehati, Arso II Kabupaten Keerom.

“Kalau Kader dari Luar Keerom ini mengacaukan, silahkan. Komitmen Kami hanya kepada Pasangan MAMA,” tegas Ketua DPC Partai Demokrat Keerom, Bobirus Jikwa

KEEROM, PapuaSatu.com – Empat Partai Politik Kabupaten Keerom yang dipimpin dari asli Pegunungan Tengah masing-masing, Partai Demokrat, Hanura, Berkarya dan Partai Garuda menyerahkan Bendera Partai kepada Kepala Suku Besar Pegunungan untuk bersatu memenangkan pasangan Calon Bupati, Muh Markum dan Wakilnya Malensius Musui.

Penyerahan Bendera Partai diserahkan Masing-masing pimpinan Partai, yakni Ketua DPC Partai Demokrat Bobirus Jikwa, Partai Berkarya Ruthin Murib, Partai Garuda Gus Wanimbo dan perwakilan dari Partai Hanura.

“Kami empat partai Koalisi dari Pegunungan Tengah sudah memberikan dukungan penuh kepada pasangan MAMA dan kami juga sudah menyerahkan bendera kepada 13 Kepala Suku asal Pegunungan untuk bersatu memenangkan MAMA,”  ujar Ketua DPD Berkarya Kabupaten Keerom Ruthin Murib kepada wartawan di sekretariat Koalisi Sehati, Arso II Kabupaten Keerom, Kamis (24/09/2020).

Menurut Ruthin, jumlah DPT masyarakat di Kabupaten Keerom sudah mencapai delapan ribu, mulai dari Alang-alang sampai dengan Towe. “Semuanya sudah memberikan dukungan kepada pasangan MAMA dan 13 kepala Suku Pegunungan menyatakan secara aklamasi  untuk dukungan kepada MAMA,” katanya.

Oleh karena itu, lanjut Ruthin Murib, bahwa empat partai koalisi telah membentuk komando di tengah masyarakat untuk tidak mendukung pasangan lain kecuali MAMA. “Dan itu sudah di sampaikan secara komando oleh kepala suku,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Keerom, Bobirus Jikwa menyatakan, pihaknya telah memberikan komando kepada 13 Kepala Suku Tengah dan masyarakat Pegunungan Tengah untuk memenangkan pasangan MAMA untuk memimpin Kabupaten Keerom periode 2020-2024.

“Kalau kami sudah bersatu maka tongkat komando tidak lagi lari kemana-mana. Tongkat komando kami dari empat partai Koalisi sudah diserahkan kepada Kepala Suku Besar dan kini satu garis komando menuju 9 Desember 2020 nanti,”  kata Bobi.

Menurut Bobi alasan empat partai dan 13 Kepala suku memberikan dukungan kepada Markum-Malen karena sudah terbukti. “Ya, kami secara pribadi melihat pak Markum bisa ketemu kapan saja dan tida pandang bulu. Orangnya juga sederhana, dimana saja masyarakat bisa ketemu, tanpa ada komando. Itu  kami melihat secara karakter dan pribadi. Dan itu sifat yang kami miliki orang gunung,”  tukasnya.

Sedangkan dari segi pembangunan, lanjut Bobirus, pihaknya memberikan ruang kepada pasangan MAMA untuk melanjutkan 5 tahun ke depan. “Pembangunan kemarin masih ada yang kurang, jadi harus dia lanjutkan karena kalau orang lain maka lain lagi pembangunan. Kami ingin dilanjutkan yang sudah ada dan pasangan MAMA  berkomitmen hal itu,” katanya.

Untuk itu, mantan anggota DPR Provinsi Papua ini menginstruksikan kepada seluruh kader mulai dari kota hingga perkampungan untuk bersatu memenangkan pasangan MAMA. “Kalau ada yag berpaling maka ada sanksi partai yang akan diberikan,” ujarnya.

Soal adanya oknum kader dari Luar Keerom dan datang mengacaukan Keerom, menurut Bobirus tidak akan berpengaruh di masyarakat Keerom. “Kalau Kader dari Luar Keerom ini mengacaukan, silahkan. Komitmen Kami hanya kepada Pasangan MAMA,” pungkasnya. [ayu]