
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Sekretaris Fraksi NasDem DPR Papua, Albert Merauje, terpaksa angkat suara terkait kurangnya semarak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-80 Tahun 2025 di Kota Jayapura.
Merauje menyayangkan minimnya partisipasi masyarakat dalam memasang bendera Merah Putih dan umbul-umbul, di sepanjang jalan protokol wilayah Kota Jayapura. Bahkan kurangnya kegiatan lomba yang memeriahkan suasana kemerdekaan.
”Seharusnya Pemerintah Kota Jayapura memberi surat edaran atau imbauan kepada masyarakat di mulai dari tanggal 1 sampai dengan tanggal 31 Agustus untuk menaikan bendera dan memasang umbul di sepanjang jalan nasional atau jalan-jalan protokol,” ujar Merauje.
Namun hal tersebut seakan mengabaikan sehingga minimnya rasa nasionalisme kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Jayapura.
Merauje menyarankan selain imbauana seharusnya pemerintah menganggarkan dan menyediakan bendera serta umbul-umbul untuk dipasang di sepanjang jalan protokol, mulai dari batas kota Waeana hingga Dok IX, serta dari pusat kota hingga perbatasan Kabupaten Keerom.
Lebih lanjut disampaikan Merauje bahwa dalam memeriahkan HUT RI ke-80 ini harus mengajak dan menekankan pentingnya kegiatan lomba di tingkat RT, RW, kelurahan, distrik, hingga kota.
Selain pemasangan bendera dan umbul-umbul, pemerintah memberikan semangat nasionalisme kepada seluruh masyarakat termasuk anak anak sekolah antar SD, SMP, SMA dan antar Perguruan serta antar instansi terkait untuk menggelar lomba.
Namun sangat disayangkan yang terjadi menunjukkan adanya degradasi nasionalisme dan kurangnya penghargaan terhadap nilai-nilai Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. [loy]










