Seorang Pemuda Asal Puncak Jaya Meninggal Dalam Pesawat Twin Oter Rimbun PK-CDC

Caption : Salah seorang penumpang bernama Peiton Enumbi meninggal di Pesawat Twin Oter Rimbun PK-CDC, saat tiba di Bandara Mulia-Puncak Jaya, Selasa 9 Juli 2019
Caption : Salah seorang penumpang bernama Peiton Enumbi meninggal di Pesawat Twin Oter Rimbun PK-CDC, saat tiba di Bandara Mulia-Puncak Jaya, Selasa 9 Juli 2019

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Peiton Enumbi seorang pemuda asal Kampung Karubate Distrik Muara Kabupaten Puncak Jaya-Papua, dilaporkan meninggal di dalam pesawat Twin Oter Rimbun PK-CDC, Selasa (09/07/2019) pagi sekitar pukul 09.05 WIT.

Juru bicara Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal saat dikonfirmasi, membenarkan peristiwa tersebut.

Menurutnya, dari keterangan saksi bernama Yakiron (teman korban) menjelaskan,  saksi bersama korban naik pesawat terbang Twin Oter Rimbun PK-CDC dari Nabire menuju Mulia-Puncak Jaya.

Sekira lima menit sebelum pesawat udara landing di Bandara Mulia, saksi Yakiron melihat korban sudah tidak sadarkan diri.

“Dari keterangan Saksi,  korban sempat mengeluh sakit saat berada di Nabire namun saksi menyarankan untuk berobat. Korban pun memaksa untuk harus pulang ke Mulia kampung halamanya,” jelas Kamal.

Setelah tiba di bandara Mulia, tepat pukul 09.05 Wit korban dilaporkan meninggal dunia di dalam pesawat. Pos KPPP Bandara Mulia langsung memberikan informasi bahwa ada seorang penumpang meninggal dunia.

“Atas informasi tersebut, personel Sat Reskrim maupun Sat Sabhara langsung menuju ke Bandara dan melakukan pengamanan sekitaran Bandara serta membawa korban ke RSUD Mulia untuk dilakukan visum,” jelas Kamal.

Menurut Kamal, dari keterangan awal korban mengeluh rasa sakit selama berada di nabire. “Anggota sudah menindak lanjut laporan tersebut dan langsung di evakuasi ke RSUD dan melaporkan ke pihak keluarga. Dan recana jenazah akan di makamkan pada, Rabu (10/9/2019). [loy]