Staf Ahli Presiden Ingatkan HIV/AIDS Sangat Penting Diperhatikan Selain Covid-19

Caption : Foto bersama Staf Ahli Presiden, Staf Ahli Gubernur Papua, Perwakilan Pangdam XVII/Cenderawasih, Perwakilan Kapolda Papua dan Perwakilan Kadinkes Papua Bersama Ketua dan Staf KPA Provinsi Papua, usai Soslisasi HIV AIDS di Hitel Sunny Garden Lake, Selasa (24/08/2021)
Caption : Foto bersama Staf Ahli Presiden, Staf Ahli Gubernur Papua, Perwakilan Pangdam XVII/Cenderawasih, Perwakilan Kapolda Papua dan Perwakilan Kadinkes Papua Bersama Ketua dan Staf KPA Provinsi Papua, usai Soslisasi HIV AIDS di Hitel Sunny Garden Lake, Selasa (24/08/2021)

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Staf Ahli Presiden RI, Laus Rumayom mengingatkan kepada Pemerintah Provinsi Papua maupun Provinsi Papua Barat agar tidak hanya terfokus dalam menangani pandemic Covid-19, akan tetapi penyakit HIV/AIDS juga sangat penting diperhatikan.

Menurut Laus persoalan HIV/Aids di dunia, khususnya di tanah Papua hamper hilang. Itu bukan karena persoalan medis akan tetapi karena persoalan Isu Covid-19 yang muncul pada tahun 2019 lalu yang akhirnya, penyakit lain seperti HIV/AIDS, penyakit Malaria serta penyakit lainnya hampir tidak diangkat dalam pembahasan karena adanya isu penanganan Pandemi Covid-19.

“Situasi ini menunjukan bahwa kita harus objektif, rasional, apakah Covid-19 adalah segala-galanya sampai kita mencurahkan pikiran, anggaran bahkan hari ini pemerintah bagaimana membiayai dalam penanganan Covid-19,” kata Laus Rumayom saat memberikan materi kegiatan sosialisasi HIV/AIDS, Vaksinasi, 3 M di Papua  antara KPA Papua dan mitra kerja di Hotel Sunny Garden Lake, Selasa (24/08/2021).

Laus mengapresiasi KPA Provinsi Papua yang begitu gencar sekaligus memberikan warning kepada semua pihak karena di tengah kesibukan dalam penanganan Covid-19, KPA terus berjuang memberikan support dalam penanganan HIV/AIDS di tanah Papua sekaligus mensosialiasikan terhadap vaksinasi dan Prokes bagi Tamu Khsusus (ODHA).

“Dengan sosialisasi yang dilakukan oleh KPA Provinsi Papua, maka Pemerintah yang menganggap bahwa Pandemi Covid-19 sangat penting maka kita juga harus menggap penting dalam memberikan pencegahan dan penularan HIV/AIDS,” katanya.

Laus mengakui bahwa kegiatan Sosialisasi HIV/IDS yang dilakukan KPA Provinsi Papua bersama mitra kerja bukan hanya saja memberikan perhatian kepada saudara-saudara kita (Tamu Khusus) akan tetapi Pemerintah harus memastikan untuk memberikan sebuah kebijakan, memberikan anggaran serta memberikan regulasi yang maksimal untuk melayani Tamu Khusus yang berjuang demi keluarga mereka.

Pemerintah Pusat melalui Presiden RI, Joko Widodo telah berjuang untuk mendorong berbagai kebijakan, salah satunya percepatan pembangunan di tanah Papua termasuk bidang kesehatan yang berhubungan dengan pelayanan HIV/AIDS.

“Pesan moral, kita hari ini bahwa hidup  ini satu kali dan tidak hidup dua kali. Oleh karena itu siapapun diri kita, mari kita lakukan yang terbaik. Saya percaya kalau kita memiliki tujuan hidup yang sama, maka hidup ini adalah penting, kita bertahan dan kita harus punya tujuan hidup. Orang orang didunia yang memiliki tujuan hidup maka mereka bertahan,” pesan Laus kepada Tamu Khusus. [redaksi]