Wujud Kepedulian, Koramil Sentani Tinjau dan Bantu Warga Yang Terdampak Banjir

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Wadaramil 1701-01/STN Lettu Inf.Jufri Al Rasyid bersama dengan Babinsa melaksanakan monitoring wilayah dan langsung mendatangi salah satu BTN Gajah Mada yang terdampak banjir.

Banjir yang dikarenakan hujan yang lumayan deras di malam harinya, merendam sejumlah rumah, terutama di RT.01 RW.01 Kampung Yahim, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura.

BTN Gajah Mada tersebut sudah menjadi langganan banjir, dikarenakan BTN tersebut dikelilingi aliran sungai, dan banyak rumah yang tidak bertuan yang ditinggalkan pemiliknya saat terkena dampak banjir bandang tahun 2019 silam.

Situasi terkini air juga masih menggenangi baik jalanan masuk kearah BTN dan diareal BTN tersebut. Untuk ketinggian air sampai saat ini masih setinggi paha orang dewasa, walaupun hujan sudah mulai reda.

Sesuai data, di BTN Gajah Mada terdiri dari RT 01 dan RT 02 dengan jumlah rumah sekitar 600 rumah, namun banyak penghuni di RT 02 yang pindah, sehingga saat ini hanya tinggal 100 rumah yang berpenghuni, dan tinggal RT 01 saja.

Perlu diketahui bahwa BTN Gajah mada letaknya di daerah resapan air dekat dengan muara kali yang ada di Distrik Sentani maupun Sentani Barat.Jadi setiap terjadi hujan pasti di BTN  Gajah mada ini akan terjadi air naik atau banjir.

Penyampaian salah satu warga yang mengungsi  Mean Hampongo (42 th), bahwa rata-rata rumah yang ditinggali tergenang air.

Sehingga semuanya mengungsi kecuali rumah yang lantai dua yang masih bertahan.

Ia pun mengucapkan banyak terima kasih atas bantuannya dari Koramil dalam mengangkat sisa barang miliknya yang masih ketinggalan di dalam rumah.

Wadanramil 1701-01/Sentani Lettu Inf. Jufri Al Rasyid berpesan dan menyampaikan kepada Babinsa untuk melaksanakan monitoring wilayah masing-masing, agar selalu memantau dan monitoring keadaan kampung binaannya.

“Tentunya wilayah yang rawan banjir diharuskan Babinsa harus turut membantu warga binaannya. Tetap semangat dan faktor keamanan yang selalu diutamakan,” ujarnya.[red]