LUKMEN : Lawan Pasangan JOSUA Biasa-Biasa Saja!

616

JOSUA  : Parpol Pendukung Lawan Politik Hanya Bermain Sandiwara

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Setelah melakukan pencabutan nomor urut kedua pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua periode 2018-2023, Lukas Enembe-Klemen Tinal (LUKMEN) dan Jhon Wempi Wetipo–Habel Melkias Suwae (JOSUA) maka akan memulai pertarungan untuk merebut kursi gedung Dok II  tersebut.

Dalam pertarungan nanti, kedua pasangan ini akan mengeluarkan jurus-jurus mereka untuk merebut hati rakyat pada pemilukada yang akan berlangsung pada tanggal, 27 Juli 2018 mendatang dan keduanya masing-masing menyatakan siap bersaing untuk menjadi pemenang pada Pilgub.

Pasangan calon LUKMEN yang menyandang nomor urut 1 mengklaim, bahwa pasangan lawan politiknya JOSUA (John Wempi Wetipo/Habel Melkias Suwae) bukan berat pasangan LUKMEN pada pesta Demokrasi Pilgub Papua 2018.

Bahkan, pasangan yang diusung 10 partai ini menegaskan bahwa  pasangan  lawan politiknya biasa-biasa saja.    Soal kemenangan saya pikir saya sudah lima tahun bekerja. Jadi kan kemenangan saya yakin itu sudah pasti, dan saya pikir ini lawan yang biasa-biasa saja,” kata Lukas kepada wartawan usai pencabutan nomor urut.

Lukas Enembe mengklaim lebih awal timnya telah mengukur kemampuan pasangan JOSUA. “ kita konsisten dan konsisten kita jelas, kemampuan pasangan JOSUA kita sudah ukur dan tidak berat buat kita,” ucap dia dengan nada santai.

Selain itu dirinya juga yakin dalam Pilgub 2018 ini perolehan suara yang bakal diraih LUKMEN tidak akan terpecah-pecah, mengingat nama LUKMEN cukup besar. “ kami ini cukup besar, tidak usah tanya dan ragukan hal itu,” tuturnya.

Lukas Enembe menegaskan, nomor urut satu yang didapatkan saat pleno di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua menandakan bahwa hajat Pilkada ini untuk menentukan siapa orang nomor satu di Papua.  Mudah-mudahan hal tersebut menjadi pertanda.

“ nomor urut satu berarti kan menandakan orang nomor satu Papua, Tuhan kasih saya nomor urut satu mudah-mudahan bisa memimpin satu periode lagi, jadi saya yakin kami akan menjadi nomor satu lagi, sehingga kami bersyukur dapat nomor satu itu,” ujarnya.

Sementara itu pasangan nomor urut dua JOSUA yang diusung PDI Perjuangan dan Gerindra juga tampak optimis dan siap untuk bertarung dengan pasangan petahana LUKMEN.

“ saya dan Habel belum pernah menjabat sebagai Gubernur tapi kami siap mengasah kemampuan kami untuk bersaing,” tandas calon Gubernur yang kerap disapa JWW.

Di sini JWW juga berkeyakinan bahwa pasangan JOSUA telah banyak mendapat dukungan, baik dukungan para relawan  dan dukungan dari masyarakat luas.

“ saya pikir gerakan yang dilakukan relawan nusantara, relawan kawanua dan semua relawan ini adalah dukungan bagi pasangan JOSUA, ini juga sebagai wujud dari ketidak puasan mereka terhadap kepemimpinan pemerintahan selama ini,” ungkap JWW.

Ia menegaskan, pasangan JOSUA akan memaksimalkan waktu empat bulan ke depan sebelum Pilgub 2018 berlangsung. Bagi JOSUA waktu ini adalah waktu yang tepat memperkenalkan ide-ide cerdas untuk menjatuhkan lawannya.

“ kita punya waktu empat bulan kedepan untuk menawarkan program dan ide-ide cerdas kepada rakyat supaya rakyat jatuhkan hati kepada kami,” tuturnya.

JWW menambahkan, berhadapan dengan pasangan KLEMEN yang didukung 10 Parpol bukan berarti tidak ada yang berpaling kepada JOSUA.

Jikalau partai koalisi banyak mereka seharusnya lebih kuasai karena
dibandingkan dengan pasangan JOSUA. Bahkan ia mempertanyakan kenapa dari sejumlah partai yang mendukung lawan politiknya datang pada saat pencabutan nomor urut hanya sedikit.

“ berarti itu orang-orang yang ada di dalam parpol hanya bersandiwara saja, sebenarnya hatinya itu untuk JJW dan HMS,” pungkasnya. [piet/rdf/loy]