LUKMEN Untuk Papua, JOKOWI Untuk Indonesia

1065

SENTANI, PapuaSatu.com – Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Papua, Lukas Enembe S.IP.MH dan Klemen Tinal SE.MM (LUKMEN) guncangkan hati rakyat untuk tidak ke lain hati pada Pilgub 2018.

Bukti itu terungkap ketika massa pendukung terus menyuarakan untuk kemenangan LUKMEN Jilid II pada kampanye Akbar di lapangan Theys Eluay, sentani kabupaten Jayapura-Papua, Kamis (1/3/2018).

Lukas Enembe dalam orasi politiknya menyampaikan terimakasih kepada seluruh pendukung LUKMEN dan juga kepada seluruh partai pengusung dari 9 Partai, dan juga kepada Ketua Umum NasDem Surya Paloh serta pengurus dari Pusat yang datang secara bersama-sama memberikan dukungan moril kepada pasangan LUKMEN, untuk kembali menjadi orang nomor satu di Papua.

“Dalam kampanye Akbar yang berlangsung ini sebagai pertanda bahwa rakyat Papua akan mengantar pasangan LUKMEN untuk kembali menjadi orang nomor satu di Papua,” ungkap Lukas Enembe disambut meriah belasan ribu masa pendukung.

Pasangan Lukmen adalah pasangan yang tidak terpecah belah dan tidak ada permusuhan. “Kami berdua aman-aman saja sehingga kami menyampaikan terimakasih kepada rakyat Papua atas dukungan yang diberikan,” katanya.

Bahkan selama kepemimpinannya telah menjaga keutuhan NKRI di tanah Papua dan tidak ada yang terpecah belah, baik suku, golongan maupun antar umat beragama. Toleransi ini patut dijaga sampai pada periode kedua nanti.

“di Papua ada 272 suku ditambah Provinsi lain yang adai di sini (Papua), banyak suku Agama di Papua. Papua ini adalah miniautrnya Indonesia dalam menjaga keberagaman dan kebhinekaan. Kita terus pertahankan ini sampai lima tahun ke depan,”  ajak Lukas Enembe.

Lukas menginginkan Papua tetap aman sampai pada anak cucuk dan kemajuan Papua ditentukan oleh pemimpin seperti  sudah berlangsung lima tahun.  “Kami sudah bekerja lima tahun dan dalam perjalanan banyak kebijakan yang kami buat, tidak pernah mengecewakan rakyat,” katanya.

Salah satu contoh yang dibuat pria asal pegunungan Tengah ini yakni, kebijakan untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat Papua, membuat regulasi APBD semakin naik. Dimana sejak ia memimpin pertama anggaran APBD hanya mencapai Rp. 8 Triliun.

“Begitu kami masuk APBD naik menjadi Rp 12 Triliun dan anggarannya 80 persen  kami berikan sepenuhnya kepada kabupaten/kota. Itu karena kami ingin rakyat bangkit, mandiri dan sejahtera,” tukasnya.

Meski kedua pasangan ini seorang pemimpin yang sederhana namun mereka telah menetapkan pondasi untuk rakyat. Ini demi rakyat di tanah Papua dan demi rakyat Indonesia demi menuju Kesejahteraan, kebangkitan dan Kemandirian.

“Kebangkitan yang kami buat sudah terjadi, sekarang bagaimana Kesejahteraan rakyat bisa dimiliki.  sekarang kita harus ditunggu pada periode kedua. Visi Misi kami sudah jelas yakni ‘Kebangkitan, Kemandirian dan Berkeadilan,” katanya.

Untuk Pembangunan PON 2020, pasangan LUKMEN kini sudah dibangun belum selesai dan direncanakan tahun 2019 sudah diresmikan. “PON 2020 menjadi kehormatan bagi tanah Papua, oleh karena itu mari kita dukung bersama-sama untuk melanjutkan pembangunan ini. Kalau mau ingin PON sukses maka jangan ke lain hati. Pilih nomor 1, hanya nomor 1. Tidak ada nomor lain,” tukasnya.

Pembangunan infrastruktur, bagi Lukas Enembe sudah diperjuangkan  sehingga trans Papua sudah dibangun dan nanti rakyat bisa menikmati dan bisa mengelilingi Papua, begitu pula pembangunan Bandara dan pelabuhan di tanah Papua.

“Jalan kita sudah bangun, sudah terbuka dan semua orang bisa jalan dari Nabire ke Paniai dengan kendaraan yang sangat luar biasa. Bahkan bisa menikmati keindahan alam Papua tanpa menggunakan helicopter dan pesawatan,” tutur Lukas.

Dengan pembangunan yang dilakukan, Presiden Jokowi merasa bangga atas perkembangan yang terjdi di Papua, sehingga Presiden terus menggelontorkan anggaran untuk pembangunan.

“Jokowi saat ini sedang mengerjakan pekerjaan besar di Papua. Kita harus bangga kepada Jokowi karena bisa melihat perkembangan di Papua yang selama ini jauh tertinggal dari seluruh Indonesia,” tukasnya.

Dimana salah satu kebijakan yang dilakukan adalah harga BBM satu harga, Semen di pegunungan dari Rp 2,5 juta kini menjadi Rp 500.000,- per sak. Penurunan Semen jauh sekali, sehingga Rakyat Papua memberikan dukungan kepada Jokowi pada periode kedua di tahun yang akan datang.

“Kita lanjutkan di sini (Papua) maka kita lanjutkan di Jakarta untuk Jokowi. LUKMEN untuk Papua dan Jokowi untuk Indonesia. Jangan ragu-ragu, kalau Papua  tidak  diperhatikan Jakarta maka Papua goyang, makanya Papua harus diperhatikan,  kita Indonesia jaya, abadi dan persatuan harus kuta dalam  kebhineka aan serta keberagaman,” pungkasnya.

Sementara itu,  calon wakil gubernur Papua, Klemen Tinal meminta kepada rakyat Indonesia di seluruh pelosok tanah Papua untuk tidak menduakan LUKMEN. Harus bersatu sampai menang dan menang.

Ia mengajak masyarakat pendukung untuk harus berterimakasih kepada ALLAH karena Allah lah yang mempersatukan kita untuk datang bersama-sama melakukan kegiatan  kampanye Akbar ini.

“Terima kasih, hari ini Allah yang satu memberi kita cuaca yang bagus. Karena itu bapa ibu saudara sekalian, pulang dan ceritakan ke rumah bahwa Lukmen adalah sosok yang layak pimpin Papua lima tahun kedepan,” katanya. [tyi]