
*Dalam Rangka Mensukseskan Pilkada Damai Dan Demokratis di Provinsi Papua Tahun 2018
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Bertempat di Hotel Syahid Papua, Entrop, Senin (11/6) berbagai tokoh lintas agama di Papua menggelar doa dan buka puasa dalam rangka mensukseskan Pilkada damai dan demokratis di Provinsi Papua Tahun 2018.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Penjabat Gubernur Papua, Kapolda Papua Irjen pol Drs Boy Rafli Amar M.H, Ketua FKUB Provinsi Papua Lipiyus Biniluk, Kabinda Provinsi Papua, Unsur Forkopimda Provinsi Papua, Wakapolda Papua serta pejabat utama Polda Papua, para pemimpin umat dari berbagai agama dari seluruh perwakilan kabupaten di Papua.
Penjabat Gubewrnur, Soedarmo menyatakan apresiasinya yang sebesar-besarnya atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini saya rasa sangat bermanfaat dalam rangka mensukseskan Pilkada gubernur dan wakil gubernur Provinsi Papua serta pemilihan bupati dan wakil bupati,” ungkapnya.
Selanjutnya, penyelenggara pilkada baik itu KPU dan Bawaslu diharapkannya dapat bekerja sesuai dengan tupoksinya masing-masing dan jangan sampai pihak penyelenggara tidak netral dalam menjalankan tugas negara.
“Saya kira penyelenggara harus merespon dengan baik, artinya bila ada kegiatan-kegiatan yang bersifat positif dalam hal pelaksanaan Pilkada damai, saya harap KPU dan Bawaslu dapat hadir, sehingga ada kerjasama yang baik dan saling mendukung antara pemerintah daerah,” ujarnya.
Soedarma pun mengajak kepada seluruh komponen masyarakat untuk bahu-membahu bergandengan tangan, berkomunikasi dengan baik dan bersinergi, sehingga kebijakan kebijakan pemerintah dapat terlaksana dan berhasil sesuai dengan harapan bersama.
“Dengan puasa dan doa bersama yang telah kita lakukan dari tadi pagi, mudah mudahan kedepannya bisa berlanjut, bukan hanya sesaat. Karena ini merupakan silaturahmi dan rasa kekeluargaan antar umat beragama yang kita rasakan,” lanjutnya.
Penjabat gubernur pun mengajak kepada seluruh tokoh agama dapat menyampaikan kepada seluruh umatnya agar bersama-sama menjaga kedamaian.
“Mari kita bersama-sama menjaga KPU dan Bawaslu agar dapat menjalankan tupoksinya dengan sebaik-baiknya. Karena pemerintah dan masyarakat juga mempunyai hak untuk mengawal kebijakan kebijakan tersebut,” jelasnya.
Dalam kesempatan sama, Kapolda Papua Irjen pol Drs Boy Rafli Amar MH menguucapkan puji syukur kepada Tuhan YME atas terlaksananya kegiatan doa dan puasa bersama yang terhitung sudah lima kali dilaksanakan.
“Dan ini memiliki dampak yang telah kita rasakan bersama, ada beberapa agenda proses Pilkada ini tersendat, namun dengan adanya doa dan puasa bersama kita lakukan, maka sedikit demi sedikit kesulitan-kesulitan itu terlewatkan, pada akhirnya Tuhan YME memberikan jalan keluar tentunya kita ingin ada sebuah lompatan atau kondisi yang lebih bagus lagi dari tahun tahu sebelumnya,” ujarnya.
Kapolda juga menyatakan keinginannya agar dalam proses Pilkada nanti, pihak penyelenggara dapat bekerja dengan baik dan bekerja dengan Tuhan sehingga Pilkada dapat berjalan dengan baik.
“Jadi itulah kontribusi besar kita semua sehingga Pilakda yang kita inginkan dapat berjalan dengan aman dan damai, ingat Tuhan tidak akan tutup mata,” tandas Kapolda.
Kapolda pun menyatakan terimakasihnya kepada para tokoh agama yang telah hadir dari berbagai kabupaten.
“Kegiatan ini juga kami teruskan di daerah kabupaten seluruh Provinsi Papua, kami teruskan kepada para Kapolres agar kegiatan ini dapat juga diselenggarakan di kabupaten masing-masing,” ungkap Kapolda.
Dalam pilkada, kata Kapolda, tahapan pencoblosan dan perhitungan suara merupakan masa-masa yang sangat rawan kecurangan.
“Untuk itu saya berharap kepada seluruh tokoh agama agar dapat memberikan pemahaman kepada para jemaatnya, masyarakat yang ada di daerah masing-masing, sehingga Pilakda Papua dapat bermartabat, dan sukses terlaksana dengan baik,” imbaunya.
Ketua KPU Provinsi Papua Adam Arisoi yang hadir dalam kesempatan tersebut juga memberikan apresiasi yang sangat positif.
“Karena kita telah melihat hasilnya dan ini sangat membantu kami dalam pelaksanaan Pilkada aman dan damai,” ungkapnya.
Dikatakan, kurang lebih 16 hari lagi akan digelar pencoblosan yang dinanti-nantikan bersama.
‘Untuk pendistribusian kotak dan surat suara dan lain sebagainya yang menjadi alat penting lainnya saat ini sudah ada di masing-masing kabupaten dan kota. Dengan demikian kita berharap pelaksanaan Pilakda nanti pada saat pencoblosan akan berlangsung aman dan damai,” harapnya.
Dr. H. Eko Siswanto yang diundang untuk menyampaikan ceramah singkat sebelum buka puasa bersama menyampaikan, kita semua memiliki satu pandangan, sesungguhnya Tuhan YME menciptakan kita semua berbeda beda, mulai dari suku dan rasa tapi untuk mewujudkan suatu kesatuan, maka kita harus memiliki satu pandangan.
“Islam merupakan agama rahmatan Lil alamin Rahmat bagi seluruh alam semesta, Islam merupakan agama yang membawa kedamaian, ketentraman dan islam merupakan agama yang damai, Bukan agama terorisme yang di lakukan oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya. [yat]










