Kapolda Bersama Wakil Gubernur Provinsi Papua Serta Forkopimda Bagikan Sembako Kepada KKSS

173
Kapolda Papua Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw saat membagikan sembako kepada warga KKSS terdampak Covid-19
Kapolda Papua Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw saat membagikan sembako kepada warga KKSS terdampak Covid-19

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Wakil Gubernur Provinsi Papua Klemen Tinal, SE,MM didampingi Kapolda Papua Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw serta Forkopimda Papua, membagikan sembako kepada warga terdampak Covid-19.

Salah satunya, yang dilaksanakan pendistribusiannya Hari Jumat (8/5/20) sore adalah kepada masyarakat yang tergabung dalam Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Gubernur Provinsi Papua Klemen Tinal, SE,MM, Kapolda Papua Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw, Sekda Provinsi Papua Ridwan Rumasukun, Kepala Dinas Perindagkop Provinsi Papua, PJU Polda Papua, Danrem 172, Kepala Perwakilan BI Papua, Perwakilan MRP, Group The Spirit Of Papua, dan Relawan Uncen.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Papua Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada KKSS, karena sampai hari ini tetap rukun dan baik dalam menjaga situasi kondisi saat ini, meski sempat terjadi gejolak akibat demo anarkis beberapa waktu lalu.

“Pada bulan ini terjadi kenaikan angka pencurian sepeda motor, oleh karena itu saya menghimbau kepada masyarakat KKSS untuk menjaga betul barang berharganya, doakan semogga kita dapat menangkap para pelaku yang diantaranya termasuk dari dampak kebijakan asimilasi pelepasan 400 Narapidana,” ujar Kapolda.

Tidak lupa, Kapolda juga mengimbau kepada seluruh warga untuk menjaga jarak, tetap di rumah dan selalu mencuci tangan pakai sabun, karena upaya tersebut sangat penting dalam pencegahan penularan Covid-19.

Wakil Gubernur Provinsi Papua Klemen Tinal, SE,MM dalam kesempatannya mengatakan bahwa di bulan suci Ramadhan, anjuran pemerintah wajib didengarkan untuk lakukan jaga jarak, banyak berdoa dan berdiam diri di rumah bila tidak ada kepentingan, lebih baik mengurangi aktifitas daripada uang kita habis untuk berobat.

Rapat terbatas dengan bapak Presiden bahwa di Papua pada akhir Juni akan mencapai tingkatnya diperkirakan 450 orang terinfeksi.

“Oleh sebab itu kita harus disiplin dengan tetap teguh bersatu padu agar wabah Covid-19 tidak meningkat sehingga di bulan Mei ini wabah Covid-19 sudah berakhir,” ujar Wagub.[yat]