Wakapolda Papua Berikan Bantuan Sembako di Panti Jompo Tresna Wreda Sentani

215
Wakapolda Papua Brigjen Pol. Drs. Yakobus Marjuki saat menyerahkan bantuan sembako, di halaman Aula Serbaguna Panti Jompo Tresna Werda Pos VII Sentani, Jumat (15/5/20)
Wakapolda Papua Brigjen Pol. Drs. Yakobus Marjuki saat menyerahkan bantuan sembako, di halaman Aula Serbaguna Panti Jompo Tresna Werda Pos VII Sentani, Jumat (15/5/20)

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Dalam rangka gerakan bhakti sosial Polri peduli dampak Covid-19, Wakapolda Papua Brigjen Pol. Drs. Yakobus Marjuki didampingi sejumlah pejabat Polda Papua menyerahkan bantuan sembako, di halaman Aula Serbaguna Panti Jompo Tresna Werda Pos VII Sentani, Jumat (15/5/20).

Ketua Yayasan Panti Jompo Tresna Werda, Albertina Monim,ST dalam kesempatannya mengatakan, mewakili para lansia di panti jompo tersebut mengucapkan terima kasih kepada Polri, dalam hal ini Polda Papua yang telah memberikan bantuan sembako kepada penghuni Panti Tresna Werda.

“Meskipun di saat ini kita sedang dalam situasi pandemi Covid 19 dan bulan puasa, masih ada yang peduli dengan kami untuk memberikan bantuan kepada kami, sekali lagi atas nama penghuni Panti Jompo Tresna Werda saya mengucapkan terima kasih kepada bapak Kapolda Papua dan Wakapolda serta pejabat Polda Papua yang telah memberikan bantuan kepada kami,” ungkapnya.

Wakapolda Papua Brigjen Pol. Drs. Yakobus Marjuki, dalam kesempatannya mengatakan, bahwa sesuai arahan dari Bapak Kapolri bahwa mulai hari ini Polri terus berupaya membantu memberikan motivasi semua warga yang terdampak Covid-19.

“Sehingga bapak Kapolda Papua memberikan bantuan ini. Di samping itu bapak Kapolda Papua bekerjasama dengan The Spirit of Papua yang sudah banyak menyalurkan bantuan sosial sebagai bentuk kepedulian di tengah pandemi Covid-19,” ujar Wakapolda.

Kata Wakapolda, bantuan sosial juga diberikan Polri dalam bentuk makanan jadi, yang dimasak di dapur umum yang didirikan di tiap Polres-Polres jajaran.

“Dapur umum untuk membantu masyarakat agar jangan meninggal karena kelaparan,” jelas Wakpolda.

Wakapolda berharap agar di Papua ini dapat dikendalikan dengan baik, sehingga Covid-19 ini dapat kita lawan bersama-sama.

“Saya berharap dari 320 sekarang yang positif, yang meninggal 7 (tujuh) berarti hanya berapa persen yaitu dua persen dari yang sakit itu yang meninggal. Meninggal dua persen ini jadi keuntungan di Indonesia ini, bukan seperti Amerika yang meninggal ribuan,” ujar Wakapolda.[yat]