
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Calon wakil gubernur nomor urut 2, Habel Melkias Suwae ikut serta dalam kebaktian Persekutuan Kaum Bapak (PKB) Klasis Waibu Moi yang dilaksanakan di Jemaat GKI Diaspora, Doyo Baru, Kabupaten Jayapura, Sabtu (09/06/2018).
Koordinator PKB Tingkat Klasis Waibu Moi, Kostan Daimoi mengatakan, kehadiran HMS untuk memberikan inspirasi bagi kaum bapak karena dia merupakan salah satu tokoh di Tanah Papua.
“Beliau (HMS) juga merupakan Anggota PKB GKI di Tanah Papua, dan kehadiran beliau bisa memberikan inspirasi dan motivasi kepada kami,” ujar Konstan di sela-sela kegiatan.
Kosntan mewakili segenap PKB Klasis Waibu Moi berharap kepada mantan Bupati Jayapura dua periode itu, jika kelak terpilih menjadi orang nomor dua di Provinsi Papua ini, tidak hanya fokus pada pemerintahan namun juga bisa hadir di tengah-tengah persekutuan seperti ini.
“Ya, pokoknya bisa hadir di kegiatan-kegiatan sosial keagamaan. Jangan hanya fokus di Kantor Gubernur, sebab kami melihat seorang pemimpin itu harus ada di tengah-tengah masyarakat,” katanya. ‘
Sementara HMS mengaku bahwa kedatangannya di ibadah PKB Jemaat Diaspora Doyo Baru ini, bukan karena agenda politik menjelang pencoblosan Pilkada Papua pada 27 Juni mendatang.
“Ini bukan kampanye, saya diundang oleh mereka, dan perlu diketahui bahwa saya juga bagian dari PKB karena saya anggota PKB GKI Papua,” ujar HMS sembari menunjukan undang yang diberikan jemaat kepada dirinya.
HMS perlu meluruskan kehadiran dirinya agar tidak disalahtafsirkan oleh Bawaslu Papua.
“Makanya tadi saya juga diminta berikan sambutan, tapi saya menolak karena takutnya disalah artikan lagi,” katanya seraya tersenyum.
Kendati tak memberikan sepatah dua kata di hadapan jemaat PKB, namun kepada wartawan, HMS mengatakan bahwa kaum bapak berperan dalam pengambilan keputusan dan kepemimpinan dalam kehidupan jemaat dan masyarakat. Sebab itu, seorang bapak adalah garda terdepan dalam sebuah keluarga.
“Tadi dikatakan bahwa bapak merupakan kepala keluarga, imam dalam keluarga dan juga bertanggungjawab terhadap keberlangsungan kehidupan keluarga. Maka itu, para anggota PKB seluruh Papua khususnya Klasis Waibu Moi harus jadi tauladan, imam tidak hanya dalam keluarga, masyarakat tapi juga dalam kehidupan bergereja,” pesan HMS.
Disinggung soal harapan PKB Klasis Waibu Moi yang menginginkan dirinya kelak hadir di tengah-tengah masyarakat ketika dipilih rakyat menjadi Wagub Papua. Menurut HMS, tanpa diminta pun sudah seyogyanya seorang pemimpin harus berlebur dengan masyarakat karena pemimpin itu bukan untuk memimpin suatu golongan atau kelompok, tapi memimpin semua rakyat.
“Dan ketika seorang dipilih menjadi pemimpin, bukan saatnya lagi berbicara siapa yang memilih, karena semua adalah rakyat yang harus diberikan perhatian,” tandasnya. [abe]










