
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Rencana pelantikan Pergantian Antar Waktu (PAW) bagi lima Anggota DPR Papua dari Partai Gerindra dan Hanura yang rencananya berlangsungg tanggal 21 Desember 2018 tertunda. Sidang Pelantikan akan kembali dijadwalkan pada tanggal 10 Januari 201 2019.
“Sidang pelantikan PAW lima anggota Dewan bersamaan dengan Sidang APBD pada tanggal 10 Januari sampai 18 Januari. Penundaan ini karena masa waktu sudah sangat singkat, sehingga tidak mungkin dilaksanakan 2-13 hari,” kata Ketua DPR Papua, Yunus Wonda kepada wartawan usai rapat Banmus di DPR Paua, Senin (17/12/2018).
Terjadi perubahan sidang karena struktur sehingga harus membuat penyesuaian-penysuaian dengan materi yang disiakan pihak eksekutif eksekutif. “Kita tidak bisa tergesa-gesa apalagi APBD Induk lalu diputuskan 2-3 hari. Nanti ada pertanyaan dari public,” katanya.
Menganai pelantikan PAW, Yunus Wonda menyampaikan permohonan maaf kepada anggota yang akan dilantik karena terkendala admistrasi di Sekretariat Dewan. “Masalah keuangan di Dewan sudah tutup sehingga hak-hak mereka akan sulit di akomodir, sehingga kita putuskan lantik 10 Januari 2019 mendatang,” ujarnya.
Kepastian waktu pelantikan itu, kata Yunus akan dilakukan saat sidang lanjutan pembahasan APBD Induk 2019, dimana Pelantikan 5 calon PAW Anggota DPR Papua ini, diharapkan dapat dilakukan bersamaan dengan 3 calon PAW Anggota DPR Papua dari Partai Demokrat dan PDI Perjuangan.
Pelantikannya akan dilakukan setelah di cabut skors sidang. “Jadi sebelum sidang mulai kami akan lantik anggota Dewan yang di PAW. Kami berharap bisa pelantikan nanti bisa bersamaa dengan anggota dewan dari parpol lainnya seperti Demokrat dan PDI Perjuangan,” katanya.
Mengani adanya pro dan kontra terkait dengan PAW, kata Yunus, itu sudah menjadi kewenangan partai. “ Pimpinan DPR Papua hanya menjalankan tugas dengan melantik PAW Anggota DPR Papua yang telah mengantongi SK Mendagri,” katanya.
Bahkan lanjut Yunus, dirinya menganggap bahwa semua proses sudah dianggap clear dan tidak masalah. “Memang ada beberapa yang masih ada masalah, kembali itu internal fraksi. Kami tidak mau masuk di ranah itu. Kami hanya tahu yang sudah clear kami akan lantik,” ucapnya. [ayu/loy]










