Disperindakop Kota Gelar Presentasi Bulanan Tenaga Pendamping Usaha

?

Caption : Para Tenaga Pendamping  tenga mempresentasikan pendampingan usaha yang dilakukan didepan Kepala Disperindakop Kota Jayapura Robert Awi.  (Moza/PapuaSatu.com)

JAYAPURA, PapuaSatu.com –  Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindakop) Kota Jayapura Robert Awi mengatakan, pihaknya telah memberikan pelatihan bagi tenaga pendamping usaha-usaha industry, UMKM dan koperasi.

“Pelatihan dan presentase yang diberikan berangsung di ruang Aula Disperindag. Kami ingin melihat perkembangan usaha, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kota Jayapura di wilayah Kota Jayapura,” kata Robert Awi, Sabtu (4/5/2018).

Dikatkannya, usai pelatihan para peserta pendamping diserahkan bantuan peralatan dan modal kerja untuk memberikan pendampingan kepada para pelaku usaha, UMKM dan koperasi.

“Kami lakukan pendampingan dan akan dilakukan selama 3 Tahun ke depan dan para tenaga pendamping diharuakan melakukan presentasi terhadap pendampingan yang dilakukan,” ujarnya.

Untuk itu, setiap bulan pihaknya meminta kepada tenaga pendamping industri, tenaga pendamping Koperasi dan tenaga pendamping UKM untuk mempresentasikan hasil pendampingan di lapangan.

“Kami ingin tenaga pendamping dapat menghasilkan dampak yang positif sehiggaa kami meminta agar selalu mempresentasikan hasil pendampingan mereka maksimal satu minggu satu kali. Kami mereka menyusun progres usaha – usaha yang didampinginya,” harap Robert.

Dikatakan,  dampak dari pendampingan yang dilakukan terhadap perkembangan usaha industri, UKM dan Koperasi sangat signitifkan dengan mengalami perkembangan yang luar biasa namun diakui masih ada juga yang belum menunjukan perkembangan dan ini yang dibahas dalam presentasiang disampaikan oleh tenaga pendamping guna mencari solusi kedepan terkait kendala yang dihadapi.

“ perkembangan memang berfariasi. ada usaha yang kemudian berkembang sangat baik, ada yang berkembang namun lambat dan ada juga yang tidak berkembang. kita akan cari solusi untuk kendala tersebut,” tuturnya.

Sementara,  sala satu tenaga pendamping Mozes Yamungga menyampaikan, pendampingan yang dilakukan adalah pendampingan secara teknik dan pendampingan tentang managemen usah untuk bagaiman mengembangan usaha yang didampingi,  salah satunya adalah pendampingan dalam hal produksi.

“ Jadi produksinya ini kita dorong untuk  kualitas tetap terjaga,  karena kita selalu terkendala di continue,  sehingga harus terus dilakukan pendampingan guna pengembangan usaha,” ujarnya [moza/loy]