Mama Neli Pikey Serahkan Hasil Karya Noken kepada Walikota Jayapura

Mama Neli Pikey saat memberikan 9 noken hasil rajutannya kepada Walikota Jayapura
Caption : Mama Neli Pikey saat memberikan 9 noken hasil rajutannya kepada Walikota Jayapura, Selasa (14/8/2018). Foto : Moza/PapuaSatu.com

JAYAPURA, PapuaSatucom – Salah satu pengrajin Noken  Papua, Mama Neli Pikay  menyerahkan 9 Noken hasilnya karyanya kepada Walikota Jayapura.

Penyerahan Noken sebagai bentuk penghargaan yang diberikan Mama Neli Pikey  kepada Walikota, karena menganggap kehadiran Walikota di Kota Jayapura sebagai bapak yang peduli terhadap rakyat kecil khususnya mama- mama Papua.

“Sewaktu bapak diatas dia mengangkat semua masyarakat ekonomi lemah. Jadi itu kebanggaan kami mama – mama, sehingga bentuk hargaan itu saya serahkan Noken kepada bapak Walikota,” kata Mama Neli Pikay disela-sela penyerahan Noken, Selasa (14/8/2018) di Pasar Numbay.

Menurutnya, Noken yang diberikan kepada Walikota tidak seberapa namun jika dibandingkan dengan apa yang sudah diberikan Walikota kepada masyarakat ekonomi lemah seperti dirinya yang bekerja sebagai pengrajin noken.

” bapak selalu perhatikan kami, apa yang bapak beri lebih dari yang kami kasih. Jadi apa adanya yang kita kasih kasi ke bapak,” ucapnya.

Dikatakan dalam masa kepemimpinannya, Benhur Tomi Mano telah merubah Kota Jayapura menjadi kota yang Idah, aman, nyaman serta kota yang bersih dan telah memberikan yang labih daripada apa yang  diharapkan.

Kesehariannya, mama Neli berjualan noken di ruas jalan abepura dan juga di Pasar Numbay dan di abe, namun kedepanya diharapkan ada tempat yang lebih baik lagi untuk berjualan.

” Saya jual ada di abe dan pasar mama Papau. memang disitu ada tapi di lantai dua jadi orang jarang naik ke atas. Jadi kalau dimana ramai situ kita jualan,” akunya

Dengan provesinya ini, cukup membatu dalam menafkahi keluarganya bahkan anak pertama dari empat bersaudara telah kuliah di fakultas kedokteran hingga tahap dokter koas (dokter muda)  untuk persiapan dokter umum.

” Saya anak empat. anak pertama sudah jadi dokter dari hasil ini,” ibu asal wagete paniai ini. [moza]