Wakil Walikota Sidak ke Kelurahan Awiyo

1521
?

Caption Foto : Wakil Walikota Rustan Saru didampingi Kepala Kelurahan Awiyo Rein Rumkabu, saat memberikan arahan bagi para pengawasan di lingkungan Kelurahan Awiyo, distrik Abepura-Kota Jayapura, Rabu (18/04/2018). (Moses/PapuaSatu.com)

JAYAPURA, PapuaSatu.com –  Wakil Walikota Jayapura Rustan Saru melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Kantor Kelurahan Awiyo, Distrik Abepura, Rabu (18/04/2018).

Pantauan media ini, sidak yang dilakukan Wakil Walikota untuk mengecek kehadiran sekaligus pelayanan Pegawai di Kantor Kelurahan, serta pengecekan kebersihan lingkungan setempat.

Terlihat, setibanya di Kantor Kelurahan Awiyo Wakil Walikota langsung melakukan absensi kehadiran terhadap para pegawai dilingkungan Kelurahan Awiyo.

“Saya sudah melihat langsung kondisi Kantor dan tingkat kehadiran para pegawai. Saya memberikan apresiasi  karena melihat tingkat kehadiran Pegawai termasuk  lingkungan kantor sangat bersih,” kata  Rustan Saru disela-sela Sidak.

Namun pada kesempatan itu, Rustan menginstruksikan kepada Kelurahan Awiyo untuk melengkapi data jumlah penduduk di Kelurahan Awiyo termasuk meminta lebih agar RT/RW proaktif dalam mendukung pelayanan pemerintahan di tingkat bawah.

“Semua penduduk harus terdata, baik itu kelompok pekerjaannya, ekonominya  dan lebih khusus bagi warga yang baru masuk,  harus di data,” ujarnya.

Kepala Kelurahan Awiyo Rein Rumkabu mengatakan, pihaknya akan melakukan pendataan secara online baik di kantor maupun di RT/RW sesuai dengan arahan Wakil Walikota, termasuk pembuatan Surat Keterangan Cacat Kriminal (SKCK) yang kedepannya dapat dilakukan secara on line di Kantor Kelurahan.

“Harapan kami agar warga tidak harus ke kantor Polisi untuk mengurus SKCK tapi dapat dilakukan di kelurahan saja dan fasilitas internet  sudah kita siapkan sejak tahun kemarin,”kata Rein.

Untuk pembagian Raskin atau Rastra, lanjut Rein, tahun sebelumnya menerima 24 ton atau 1.616 karung. Namn data terbaru dari Dinas Sosial tidak konek dengan  data  yang ada di kelurahan sehingga  data yang masuk dari dinas social ke pusat untuk kelurahan Awiyo hanya 367 penerima  sementara yang dibutukan 1.616 penerima.

Untuk itu pihaknya telah memasukan kembali data terbaru kepada dinas social terkait jumlah penerima, sehingga tidak terjadi pengurangan ketika ada pembagian raski dan rastra.

“Makanya kami beum memasukan beras ke kelurahan. Sementara kami tahan dulu  untuk menghindari gesekan karena yang lain dapat dan yang lain tidak dapat. Jadi kami tunggu nanti 6 bulan baru kami bagi sekalian sehingga semua dapat,” teragnya. [moza/loy]