
JWW : Jangan Khawatir Kita Tidak Akan Bikin Manuver Atau Gerakan Tambahan.
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Dalam debat kandidat calon gubernur Papua putaran III yang dilaksankan oleh KPU Papua di Jakarta beberapa waktu lalu, pasangan Lukas Enembe – Klemen Tinal (LUKMEN) sempat melontarkan satu pertanyaan kepada pasangan Jhon Wempi Wetipo – Habel Melkias Suwae (JOSUA).
Pertanyaanya adalah; Jika tidak terpilih sebagai gubernur – wakil gubernur apa yang akan dilakukan oleh pasangan JOSUA untuk mempertahankan keutuhan Negara Keastuan Republik Indonesia (NKRI di Papua?
Menjawab hal tersebut, calon gubernur Papua nomor urut 2, Jhon Wempi Wetipo mengungkapkan bahwa dirinya bersama Habel Melkias Suwae akan tetap loyal dengan apa yang telah dikerjakan selama memimpin di daerah masing-masing.
“jadi sekalipun tidak terpilih, kita akan tetap loyal dengan apa yang sudah kita kerjakan. Karena tidak ada Negara lain yang punya Garuda kecuali Republik Indonesia, yang memberikan mandat dan kewenangan kepada kita untuk tempel di dada dan menjalankan roda pemerintahan baik di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi” kata pria yang akrab disapa dengan nama JWW ini.
Dirinyapun mengimbau kepada Pasangan LUKMEN untuk tidak meragukan komitmennya bersama Habel Melkias Suwae.
“saya pikir komitmen kita ini sudah sangat jelas, jadi bapak berdua tidak usah meragukan saya dengan pak Habel. Jangan khawatir kita tidak akan bikin manuver atau gerakan tambahan” ujarnya.
JWW juga mengaskan, meskipun nanti belum diberikan kepercayaan oleh masyarakat untuk memimpin Papua lima tahun kedepan, dirinya bersama Habel Melkias Suwae akan tetap menjaga wibawa Negara dalam menjalankan pemerintahan lebih baik kedepan.
Menanggapi jawaban tersebut Lukas Enembe mengatakan, dirinya khawatir pasangan JOSUA nantinya akan berbalik arah dan meminta pemekaran dan hal lain sebagianya.
“jangan begitu, karena pengalaman banyak orang Papua yang bikin hal aneh-aneh ketika tidak terpilih” kata LE.
Menyanggahi tanggapan tersebut, calon wakil gubernur nomor urut 2, Habel Melkias Suwae mengatakan bahwa Lukas Enembe tidak perlu khawatir pada hal tersebut. Karena dirinya pernah ikut dalam pencalonan gubernur Papua pada tahun 2013 lalu.
“pada waktu itu saya kalah, saya mengakui dan menghormati bapak berdua yang terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih. Dan pada waktu itu saya diam tidak memberontak kepada Negara. Cuma yang saya khawatirkan andai kata waktu itu saya menang mungkin akan kacau juga waktu itu” kata HMS.
Kepada pasangan LUKMEN, Sekali lagi HMS menegaskan untuk tidak khawatir akan hal tersebut. “saya jamin semuanya akan aman saja” pungkasnya. [abe]










