Empat Pejabat Eselon II Pemerintah Kabupaten Jayapura Dilantik

Pelantikan Pejabat Eselon II Pemkab Jayapura

SENTANI, PapuaSatu.com – Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si., secara resmi melantik empat orang pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II.b) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayapura, yang berlangsung di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura. Senin (9/7/2018) pagi.

Pejabat yang dilantik dan diambil sumpah, masing-masing , Drs. Sefried Depondoiye sebelumnya menjabat Sekretaris DPRD Kabupaten Jayapura menjadi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik serta Drs. Chries Kores Tokoro, M.Si, sebelumnya Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan.

Kemudian Drs. Frits Rumayomi sebelumnya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Kampung, kini menjadi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), sedangkan satu orang pejabat yang tidak hadir dalam pelantikan itu DR. Wiklif Yarisetou, S.Sos., M.Si, sebelumnya Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan menjadi Staf pada Bagian Umum Setda Kabupaten Jayapura.

Selain empat pejabat tinggi pratama, ada tiga orang yang diserahkan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yakni, Abdul Hamid Toffer, S.Sos, M.Si, sebagai Plt Sekretaris DPRD Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, S.Sos., sebagai Plt Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Kampung serta Benyamin Yarietouw, S.E., M.Par, sebagai Plt. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Bupati Awoitauw menuturkan,  mutasi dan promosi tersebut merupakan suatu dinamika biasa dalam organisasi atau kelembagaan yang lumrah terjadi, karena hal ini untuk penyegaran dan penugasan suatu jabatan.

“Saya pun mengingatkan kepada semua pejabat struktural, terlebih lagi kepada yang baru dilantik agar dapat memahami tugas dan fungsi mereka,” tandas bupati.

Apapun yang kita lakukan selama ini, lanju bupati, tidak ada hubungannya sama sekali dengan kewajiban-kewajiban politik.

“Tapi kapasitas dan kualitas serta orang-orang yang mau mendukung suksesnya visi misi Pemkab Jayapura, itulah prinsip, karena saya tidak bisa bekerja sendiri,” tandasnya lagi. [tyi]