
SENTANI, PapuaSatu.com – Dalam rangkat memperingati hari kelahiran sang juru selamat, Dewan-dewan adat suku Wilayah Tabi berinisiatif akan menggelar perayaan Natal akbar wilayah Tabi yang akan berlangsung di Lapangan upacara Kantor Bupati Jayapura Gunung merah Sentani pada 20 Desember 2018 besok.
Keteua Dewan Adat suku Sentani, Demas Tokoro, mengatakan melalui momen natal ini generasi muda bisa bersatu demi masa depan.
“Kami orang-orang adat berinisiatif mengumpulkan generasi muda untuk menuntun mereka dan kembali melihat masa Depan Tabi ada perubahan-perubahan yang terjadi,” ucap Demas Tokoro, dalam keterangan pers di rumah adat Sentani, Selasa (18/12/2018) siang.
Dirinya selaku dewan adat suku mengajak seluruh anak muda Tabi yang terdiri dari empat (4) Kabupaten yakni Kabupaten Jayapura, Sarmi, Keerom, Mamberamo dan satu (1) Kota yakni Kota Jayapura, untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan adat masing-masing.
“Kita tidak tahu berapa suku di wilayah Tabi, namun kita melihat bahwa Tapi salah satu wilayah yang cukup besar, sehingga masyarakat harus tetap kompak dan bersatu memikirkan bersama bagaimana masa depan kita orang Tabi, agar hak kesulungan kita di atas tanah ini tidka di curi oleh pihak lain yang tidak bertanggungjawab,” ujarnya.
Sementara itu Ketua Panitia Natal Wilayah Tabi, Dokter Jhon Manangsang, mengatakan para tua-tua adat yang ada di wilayah Tabi harus menjalankan tugas yang diberikan kepada kepada dirinya.
” Sebagai anak adat akan kami lakukan perintah dari raja adat, sehingga sebagai anak adat sudah melakukan berbagai persiapan untuk memperingati hari kelahiran juru selamat, tetapi juga untuk menyatukan generasi muda anak tapi,” ungkapnya.
Dikatakanya, perayaan natal akan dihias dengan berbagai pernak pernik adat, dan bahan-bahan dasar adat misalnya pohon natal akan digunakan pakai pohon sagu, dan untuk makanannya tidak adat nasi tetapi sumunya berbahan lokal seperti umbi-umbian dan sagu ikan dan lainnya.
Jhon berharap apa yang menjadi tujuan utama Raja-raja adat ini bisa dapa terlaksana dengan baik dan melalui momen natal ini generasi muda anak tapi bisa lebi bersatu dalan adat tetapi juga terlebih khusnya dalam Tuhan Yesus. [tyi]










