
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Dalam upaya mempertahankan wilayah Papua bebas penyakit rabies pada hewan anjing dan avian influenza atau flu burung, Balai Karantina Klas 1 A Jayapura menggelar Focus Group Discussion (FGD), di Tropical Beach Caffe, Selasa (17/11/20).
FGD tersebut juga sebagai upaya penguatan sinergitas antar lembaga dalam rangka mempertahankan wilayah Papua bebas rabies dan avian influenza (flu burung).
Kepala Kantor Karantina Pertanian Klas 1A Jayapura, drh. Muhlis Natsir, M.Kes., mengungkapkan, bahwa tujuan jangka pendek yang ingin dicapai adalah penyamaan persepsi stakeholder dan penandatanganan deklarasi bersama.
“FGD ini sebagai koordinasi eksternal dan internal untuk menyamakan persepsi dalam pengawasan di boarder, yakni di bandara, pelabuhan dan perbatasan,” ungkapnya.
Upaya proteksi oleh berbagai stakeholder di Papua dari dua penyakit tersebut sangat penting, terutama dari rabies, karena di Papua banyak masyarakat yang hidup tinggal bersama anjing.
Selain itu, bila Papua terus bisa dipertahankan dari dua penyakit dari hewan tersebut, juga bisa membuka peluang ekspor produk-produk hewan ke manca negara.
Berbagai unsur yang terkait penjagaan di kawasan bandara, pelabuhan, perbatasan dan unsur pemerintah tampak hadir untuk memperoleh kesepahaman yang akan dituangkan dalam deklarasi bersama.[yat]










