Yansen Monim Resmi Pimpin Golkar Kabupaten Jayapura Periode 2026-2031

SENTANI, PapuaSatu.com – Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Papua, Komjen Pol. (Purn) Mathius D. Fakhiri, S.H., M.H., resmi melantik Pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Jayapura Periode 2026-2031.

Prosesi pelantikan ini berlangsung khidmat di halaman Obhe Ondofolo Relauw Yahim, Sentani, Kabupaten Jayapura, pada Selasa (02/06/2026).

Dengan terlaksananya agenda ini, Golkar Papua memastikan seluruh struktur kepengurusan di tingkat kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Papua telah rampung 100 persen.

Ketua DPD Partai Golkar Papua, Mathius D. Fakhiri, menegaskan bahwa seluruh rangkaian pelantikan ketua daerah di tingkat dua telah selesai dilaksanakan. Langkah selanjutnya adalah pergerakan masif di akar rumput.

“Untuk agenda pelantikan semua Ketua DPD tingkat 2 Kabupaten Kota, itu sudah selesai. Sebagai Ketua DPD tingkat 1 Provinsi Papua, saya sudah melakukan semua. Sekarang tinggal kami memerintahkan kepada semua Ketua-Ketua DPD tingkat 2 untuk melakukan konsolidasi. Sampai ke tingkat kampung, masuk sampai ke tingkat TPS,” ujar Mathius kepada awak media usai acara pelantikan.

Mathius menambahkan, hasil dari konsolidasi total ini akan ditunjukkan melalui sebuah pergelaran pasukan skala besar dalam beberapa bulan ke depan.

“Nah, ini nanti dari konsolidasi ini yang akan kami kumpulkan, kalau bisa di bulan Agustus atau September, saya akan mengumpulkan semua BSMPG untuk kita apel akbar. Itu untuk menunjukkan bahwa Partai Golkar secara struktur sudah terbentuk dan sudah siap sampai di TPS,” lanjutnya.

Pihaknya juga tengah mengupayakan kehadiran pimpinan pusat untuk membakar semangat para kader di Papua.

“Kemudian ini nanti kami juga akan berupaya dari DPP akan hadir, saya juga akan mengupayakan kalau bisa Ketua DPP kami tiba juga untuk memberikan arahan kepada kami semua. Untuk itu, saya sudah memerintahkan kepada semua DPD termasuk Pak Jansen untuk mulai bekerja,” tegas Mathius.

Terkait peta politik di Kabupaten Jayapura, Mathius meminta pengurus yang baru dilantik untuk tetap bersinergi dengan pemerintah daerah yang saat ini dipimpin oleh kader Partai Demokrat.

“Karena kami di sini, bupatinya dari Demokrat, saya minta untuk membangun konsolidasi, elaborasi, kolaborasi, dan mengawal kepemimpinan bupatinya. Untuk membesarkan Partai Golkar, dari pengurus DPP sudah melaksanakan semua agenda partai, dan sekarang tinggal nanti kami akan menagih di bulan depan bagaimana konsolidasi dari tiap Kabupaten Kota,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Jayapura yang baru dilantik, Jansen Monim, S.T., M.M., menyatakan kesiapannya untuk langsung tancap gas melaksanakan instruksi dari tingkat provinsi dan pusat.

“Target kita terdekat adalah menggelar Rakerda, terus konsolidasi sampai ke tingkat distrik dan kampung-kampung. Setelah itu, kita masuk dalam persiapan verifikasi faktual nanti,” kata Jansen.

Jansen juga menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap regulasi pemilu, terutama terkait keterwakilan perempuan. Menurutnya, pemenuhan kuota perempuan menjadi syarat mutlak yang tidak bisa ditawar agar partai tidak gugur dalam kontestasi.

“Karena hari ini sudah dilantik, yang menentukan kita masuk atau tidak, ya hari ini sudah sesuai dengan aturan-aturan yang sudah dikeluarkan dari KPU Pusat. Perempuan itu harus 30 persen. Kalau tidak, MK kemarin sudah putuskan, kalau satu DPD tidak melaksanakan kuota perempuan akan didiskualifikasi,” jelasnya.

Menjawab tantangan tersebut, Jansen memastikan bahwa struktur kepengurusan DPD Partai Golkar Kabupaten Jayapura periode ini telah memenuhi bahkan melampaui batas minimal aturan undang-undang.

“Tadi kami sudah 30-40 persen perempuan ada,” tutup Jansen optimistis.[yat]