Monitoring Meja, Wali Kota Jayapura Beri Penekanan ke OPD yang Capainnya Dibawah 50 Persen

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Dalam upaya melakukan evaluasi atas kinerja pembangunan Kota Jayapura oleh dinas dan instansi yang ada, Pemerintah Kotamadya Jayapura menggelar monitoring meja dan evaluasi program kegiatan di Aula Sian Soor Kantor Walikota Jayapura, Selasa (04/08/26).

Saat membuka kegiatan tersebut, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, SH, MM mengungkapkan bahwa monitoring meja dan evaluasi dilakukan secara terus menerus dan berkala sebagai salah satu sumber pemenuhan data dan informasi daerah tentang perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.

“Saya berharap melalui kegiatan Monitoring Meja dan Evaluasi Triwulan II ini, kita dapat mengidentifikasi permasalahan yang ada dan bersama-sama mencari solusi untuk perbaikan,” ungkapnya.

Dikatakan, sesuai laporan Bapperida, bahwa sampai dengan Triwulan II Tahun 2026, dari 213 program, 385 kegiatan, dan 1.166 sub-kegiatan, capaian realisasi fisik telah mencapai 60,19%. Sedangkan realisasi keuangan baru mencapai 32,49% atau sebesar Rp201.667.378.963,- dari total Belanja Langsung yang dikelola sebesar Rp620.752.472.962,-

“Saya memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh OPD. Namun perlu saya sampaikan secara jujur, capaian tersebut masih berada di bawah standar,” ujar Wali Kota.

Kata Wali Kota Abisai Rollo, hingga triwulan II Tahjn 2026, masih banyak kegiatan yang realisasinya di bawah 50%, yang seharusnya serapan fisik dan keuangan berjalan berimbang.

Untuk itu, Wali Kota menekankan beberapa hal yang menjadi perhatian dan tindak lanjut ke depan, yaitu untuk melaksanakan percepatan penyerapan anggaran, efisiensi administrasi dan perencanaan, penanganan dampak mutasi

“Saya minta segera dilakukan pembekalan bagi PPTK dan Bendahara yang baru. Pergantian personil tidak boleh menjadi alasan keterlambatan kegiatan,” tegasnya.

Wali Kota pun menekankan agar seluruh OPD, distrik dan kelurahan untuk dilakukan peningkatan disiplin dan koordinasi, evaluasi mekanisme pencairan dana, kepatuhan terhadap jadwal, dan pengendalian kualitas paket strategis.

Kepada OPD dan Kelurahan yang capaian realisasinya masih rendah, ditekankan agar segera mengambil dan menyusun strategi guna mengejar ketertinggalan.

“Mari kita tingkatkan kinerja pembangunan Kota Jayapura agar dapat memberikan manfaat yang optimal bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Wali Kota Abisai Rollo juga menekankan terkait hal yang perlu menjadi perhatian utama dan fokus tindak lanjut pembangunan ke depan, terutama untuk percepatan serapan anggaran.

“Realisasi keuangan yang baru mencapai 32,49% atau masih berada di bawah target 50% harus segera dikejar agar tidak terjadi penumpukan pekerjaan di akhir tahun,” ujarnya.

Wali Kota pun menetapkan target agar pada tanggal 15 Desember 2026 semua kegiatan harus 100% selesai.[yat]