Proses Pelantikan Sekda Teluk Wondama Dijaga Ketat Aparat Keamanan

1645

WONDAMA, PapuaSatu.com – Bupati Teluk Wondama, Bernadus A. Imburi resmi melantikan Sekretaris Daerah (Sekda) baru Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Wondama, Denny Simbar oleh Bupati Bernadus A. Imburi, Senin (6/11/2017).

Pantauan PapuaSatu.com pelantikan yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIT di Gedung Sasana Karya Kantor Bupati di jaga ketat aparat keamanan dari TNI dan Polri karena dikabarkan akan dilakukan aksi penolakan dari sejumlah elemen masyarakat Wondama.

Kemudian, dalam acara pelantikan itu banyak pejabat asli Wondama di lingkungan Pemkab tidak menghadiri pelantikan tersebut, namun acara pelantikan itu tetap berlangsung dengan hikmat.

Dalam acara pelantikan Sekda baru itu, hanya dihadiri Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKAD) Provinsi Papua Barat, Anggota DPRD Teluk Wondama, KNPI, Kepolres, dan sejumlah pejabat di Pemkab.

Berjalanannya pelantikan,  terlihat aparat TNI melakukan penjagaan jalan masuk perkantoran di Rasei, sedangkan kepolisian berjaga-jaga di sekitar gedung yang digunakan untuk melantik Sekda baru tersebut.

Penjagaan tak hanya dilakukan saat pelantikan, namun diperketat saat Sekda baru ini tiba di pelabuhan Wondama,  Minggu (5/11/2017) menggunakan kapal cepat.

Sebelum dilantik menjadi Sekda Kabupaten Teluk Wondama, Denny menjabat sebagai Asisten Bidang Administrasi dan Pembangunan Kabupaten Jayapura. Nama Denny mulai mencuat setelah menjadi satu-satunya pejabat non Wondama yang ikut serta dalam seleksi terbuka menjadi calon Sekda.

Setelah Denny masuk dalam tiga nama yang meraih nilai terbaik yang direkomendasikan panitia seleksi (Pansel) kepada bupati. Denny sendiri menempati peringkat pertama disusul Jack Ayamiseba dan Eduard Nunaki.

Bupati Imburi dalam sambutannya, menegaskan proses seleksi untuk menjaring calon sekda yang dimulai pada bulan Mei 2017 dilakukan secara independen oleh panitia seleksi yang diketuai oleh Kepala Kantor BKN Regional XIV Manokwari.

Juga melibatkan Kepala BKD Provinsi Papua Barat serta akedemisi dari Unipa Manokwari. Sementara proses assessment ditangani oleh para pakar dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) Makassar.

Seleksi diikuti 7 orang pejabat eselon II dengan rincian, 6 orang pejabat Pemkab Wondama dan satu orang dari Pemkab Jayapura yakni Denny Simbar yang akhirnya terpilih menjadi Sekda.

“Proses seleksi dilakukan secara independen. Semuanya bersaing secara objektif, transparan dan akuntabel dan tanpa sedikitpun intervensi dari kami selaku bupati,” ujar Bupati.

Kemudian menyikapi, isu penolakan dari sejumlah elemen masyarakat, bupati berharap seluruh jajaran Pemkab dan masyarakat Wondama bisa menerima dan mendukung Denny Simbar sebagai Sekda.

“Mengingat saudara Sekda ini telah mengikuti seleksi dan memperoleh nilai tertinggi. Saya berharap kebersamaan kita semua tetap terjaga,”beber Bupati.

Sementara, Denny yang ditemui wartawan mengatakan, dirinya tidak mempermasalahkan adanya pro kontra yang mewarnai pelantikan dirinya menjadi Sekda.

“Saya berjanji akan merangkul semua pihak baik serta siap bekerjasama dengan semua jajaran birokrasi Pemkab Wondama maupun dengan masyarakat,” sebut Sekda baru.

Untuk itu, dirinya berharap kepada semua kalangan termasuk ASN agar mendukungnya dalam melaksanakan tugas-tugas Sekda semaksimalnya. (Free/Abe)