TNI/Polri Amankan Bakar Batu Dari Pihak Perempuan di Puncak Jaya

1941
Suasana pengawalan dari pihak kepolisian dalam acara bakar batu perdamaian dengan tandai bakar batu di Posko paslon nmomor 3, distrik Mulia Baru, kabupaten Puncak Jaya. (IstPapuaSatu.com)

MULIA, PapuaSatu.com – Aparat TNI/Polri mengamankan prosesi perdamaaian adat dari pihak perempuan yang ditandai dengan Bakar Batu oleh pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati kabupaten Puncak Jaya terpilih Nomor urut 3 Yuni-Wonda-Deinas Geley.

Proses perdamaian melalui bakar batu dari pihak perempuan ini berlangsung di Posko Pemenangan Pasangan calon nomor ururt 3, Kampung Purleme distrik Mulia Baru, kabupaten Puncak Jaya, Selasa 12 Septemtember 2017.

Hadir dalam prosesi perdamaian itu yakni,  Bupati terpilih Kabupaten Puncak Jaya Yuni Wonda, S.Sos, S.IP, MM;  Wakil Bupati terpilih Kabupaten Puncak Jaya Deinas Geley, S.Sos, Msi; Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Puncak Jaya,  Ketua Tim Sukses Miren Kogoya, S.Kom.

Juru bicara Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal mengatakan,  proses perdamaian dengan bakar batu dari pihak perempuan itu berlangsung aman. “Dari 1.500 lebih massa pendukung menyambut antisuasi bakar batu dengan memanah hewan babi sebanyak 175. Semuanya berjalan aman dan terkendali,” katanya.

Kamal mengemukakan, dalam proses perdamaian yang berlangsung dikawal oleh sebanyak 30 perseonil polri bersama anggota TNI. “Semua anggota yang diterjunkan mengawal proses bakar batu perdamaian dari pihak perempuan itu awal hingga selesai,”  tuturnya. (Nius)