Bupati Keerom Berikan Modal Usaha Kepada 3.995 Pelaku Bisnis UMKM dan IKM

0
301
Caption : Bupati Kabupaten Keerom, Muhammad Markum, SH.,MH.,MM didampingi Ketua DPRD, Bambang Mujiono, Kadisperindagkop, dan sejumlah OPD saat menyerahkan buku tabungan untuk modal usaha kepada Pelaku UMKM dan IKM di Balai Arsopura, Distrik Skanto, Kamis (25/06/2020)
Caption : Bupati Kabupaten Keerom, Muhammad Markum, SH.,MH.,MM didampingi Ketua DPRD, Bambang Mujiono, Kadisperindagkop, dan sejumlah OPD saat menyerahkan buku tabungan untuk modal usaha kepada Pelaku UMKM dan IKM di Balai Arsopura, Distrik Skanto, Kamis (25/06/2020)

KEEROM, PapuaSatu.com – Pemerintah Kabupaten Keerom memberikan modal usaha kepada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) yang terdampak Covid-19 di wilayah Kabupaten Keerom.

Penyerahan bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Keerom, Muh Markum, SH., MH., MM di dampingi Ketua DPRD, Bambang Mujino, kadis Disperindagkop, Kadistrik Skanto, dan para OPD dilingkungan Pemkab Keerom di Kampung Arsopura, Distrik Skanto, Kamis (25/06/2020).

Bupati Keerom, Muh. Markum , SH, MH, MM mengatakan bantuan yang diberikan sebagai bentuk perhatian dari Pemerintah Daerah Kabupaten keerom terhadap para pelaku usaha yang ada di Kab Keerom.

“Hal ini dilakukan agar para pelaku usaha akibat dampak Covid- 19 dapat melanjalankan usahanya dengan baik serta dapat memenuhi kebutuhan sehari- hari dalam keluarga,”  harap Bupati Markum kepada penerima bantuan.

Bupati Markum kembali mengajak seluruh kepala OPD untuk ikut serta dalam pemberian bantuan agar masyarakat luas tahu bawa ini merupakan bentuk transparansi dari mulai dari Refocusing dan Realokasi dana untuk di Kabupaten Keerom.

Menurut Bupati Markum,  perencanaan Pemkab Keerom awalnya 50 miliar, tetapi karena harus menghemat anggaran, saat ini dana sisa 32 miliar. “Sebagian besar sudah tersalurkan. Uang pemkab sebagian besar untuk kesehatan, ekomoni dan dampak sosial,” ujarnya.

Plt Dinas Sosial Kabupaten Keerom, Fallen Pangkali mengatakan untuk bantuan sudah tersalurkan 62 kampung, sisa 29 kampung lagi yang memerlukan tenaga ekstra untuk dijangkau.

“Kami dari dinas sosial untuk bantuan yang akan disalurkan di distrik Skamto bertotal 5.327 KK namun kami terkendala dengan logistik kami sehingga yang kami bisa layani baru 3 kampung yaitu Alang-alang Raya, Gudang Garam dan Seven 42 yang lainnya kita akan setelah logistik tersedia” ucapnya.

Kepala Kampung Arsopura Skamto Arso 4, Hindarto Edi Wibowo menyampaikan apresiasi kepada Pemkab karena sudah membantu memelihara kesejahteraan kampung. “Saya sebagai kepala kampung berterima kasih kepada pak bupati dan seluruh OPD serta DPRD karena telah bersinergi membantu kampung,” tutupnya.

Ketua DPRD Kabupaten Keerom, Bambang Mujiono, SE mengatakan dama bantuan kiri langsung ditransfer dari kementerian sosial, tidak lagi melalui dana desa. “Hari ini juga bersamaan simbolis pemberian dengan UMKM dan IKM, dari dinas sosial ada pembagian sembakau. Dan untuk kedepannya dana bantuan akan langsung di transfer ke rekening bapak/ibu dari kementerian sosial maka,” katanya.

Untuk proses tersebut maka data jelas dari penerima bantuan sangatlah dibutuhkan. “Bila ada data yang tidak sesuai, bisa didata, supaya datanya sesuai. Mari kita lengkapi data supaya di bantuan-bantuan berikutnya bisa sesuai. Karena bantuan berikutnya harus sesuai nama, alamat dan NIK. Yang belum punya, bisa lapor karena semua harus sesuai NIK. Jadi yang belum punya KTP bisa langsung bikin. Karena kami yang pertanggung jawabkan, jangan sampai kalian yang menikmati kita yang dihukum mati,” tegasnya. [ayu]