Bahas Terkait Yang Disiapkan BUMN Untuk PON, Sub PB PON Cluster Kabupaten Jayapura Gelar Rapat Bersama

Wakil Ketua II Sub PB PON Kabupaten Jayapura, Pdt. Albert Yoku,S.Th
Wakil Ketua II Sub PB PON Kabupaten Jayapura, Pdt. Albert Yoku,S.Th

SENTANI, PapuaSatu.com – Untuk mengecek progres pekerjaan dari BUMN dan BUMD dalam mendukung suksesnya PON XX Papua 2021, yang didalamnya juga bisa memanfaatkan dana Corporate Sociale Responsibility (CSR), Rabu (15/9/21) panitia PON pada Sub PB PON Cluster Kabupaten Jayapura mengumpulkan sejumlah BUMN dan BUMD untuk rapat bersama.

Rapat bersama yang digelar di ruang rapat Sekretariat Sub PB PON Cluster Kabupaten Jayapura, dihadiri empat BUMN (PLN, Pertamina, Telkom, dan Telkomsel),  dan satu BUMD yaitu Bank Papua.

“BUMN ini kita undang secara khusus, karena ada yang kita perlukan dari mereka,” ungkap Wakil Ketua II Sub PB Kabupaten Jayapura, Pdt. Albert Yoku saat ditemui wartawan di Sekretariat Sub PB PON Cluster Kabupaten Jayapura, Rabu (15/9/21).

Hal itu didasarkan atas petunjuk dari PB PON dan dari KONI Pusat Jakarta, bahwa ada hal-hal yang nanti disiapkan oleh BUMN.

“Seperti PLN, harus siapkan sekian kilo whatt daya untuk kepentingan PON, sehingga PON tidak ada hambatan terkait listrik,” paparnya.

Juga terkait penyiapan air di venue mauun di tempat-tempat akomodasi serta dapur umum, supaya tidak ada hambatan terkait kebutuhan air.

Demikian juga dari Pertamina, yang harus menyiapkan suplai BBM yang cukup.

Dan untuk Telkom dan Telkomsel, harus  harus menyiapkan jaringan yang memadai, sehingga akses informasi dan komunikasi di venue-venue dan tempat-tempat akomodasi tidak mengalami hambatan.

Juga terkait peran perbankan dalam turut menghiasi kota untuk kepentingan PON.

“Pada prinsipnya untuk kegiatan-kegiatan BUMN sudah dan sedang berjalan, tinggal peningkatan saja,” ujarnya.

Dikatakan, kebutuhan penerangan listrik dan akses telekomunikasi di beberapa tempat perlu peningkatan.

“Seperti di Bambar, Toware, Doyo Baru itu perlu peningkatan dari sisi komunikasi, sehingga Telkomsel harus mengantisipasi karena ada atlit yang bertanding di situ,” jelasnya.

Untuk listrik, tidak hanya menyiapkan daya dengan baik di setiap venue, tapi termasuk penerangan tempat-tempat yang perlu peningkatan penerangan, seperti penerangan jalan umum yang masih kurang, seperti di Toware, Bambar, dan di sekitar Kompleks AURI, dan sepanjang jalan dari Jalan Raya menuju Pantai Kalkhote yang akan dilewati api PON.

“Maka tempat-tempat hunian yang disetujui tempat PON, baik milik TNI maupun Polri ataupun milik swasta, juga sekolah-sekolah, yang sudah disetujui dan sudah direhab oleh PB PON, itu harus dilengkapi air, jaringan Telkom dan jaringan listrik,” tuturnya.

“Dan dari pertemuan tersebut, semua sudah sepakat karena perintah-perintah pimpinan mereka juga begitu, mereka sekarang sudah kerjakan apa yang harus dikerjakan,” imbuhnya.[yat]