Di HUT Ke-75, PGRI Ajak Para Guru Diskusi Tentang Pengembangan Dunia Pendidikan di Papua

Pemotongan tumpeng HUT PGRI ke-75 sebelum pdiskusi panel di Hotel Suni Garden Lake, Rabu (25/11/20).

SENTANI, PapuaSatu.com – Jelang HUT PGRI yang ke-75, PGRI Provinsi Papua menggelar diskusi panel di Hotel Suni Garden Lake, Rabu (25/11/20).

Diskusi yang diikuti sekitar 500 guru dari Kota%Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Keerom, dihadiri empat narasumber yang berkompeten dalam.pengembangan dunia pendidikan, yaitu Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Papua, Christian Sohilait; Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si; Ketua PGRI Provinsi Papua, Dr. Nomensen Mambraku,M.Pd. dan Direktur Reserse Kriminal Umum, Kombes Pol. Kolestra siboro, S.H..

Saat ditemui wartawan usai diskusi, Dr. Nomensen mengungkapkan bahwa di usia ke-75 tahun PGRi sudah tergolong semakin dewasa dari aspek perilaku organisasi.

“Tugas dan tanggungjawab PGRI sudah jelas, yaitu yang pertama melakukan perenungan terhadap guru dari aspek percepatan kesejahteraan guru, dan yang kedua adalah perenungan terhadap tugas pokok profesi guru,” terangnya.

Dari aspek kesejahteraan, kata Dr. Nomensen, salah satu perjuangan PGRI adalah dengan sertifikasi guru yang diikuti pemberian nsentif tambahan bagi yang telah tersertifikasi.

Selain itu terkait profesi guru, yakni membetikan pembelajaran kepada murid, juga harus mendapat perlindungan hukum dengan baik.

“Yaitu bagaimana bekerjasama dengan pihak kepolisian, supaya bapak ibu guru jelas mendapat perlindungan profesi guru. Bukan pribadi guru, tetapi profesinya sebagai guru,” ungkapnya.

Dikatakan, profesi guru berlaku ketika di dalam kelas, yang mendapat perlindungan hukum ketika memberi pelajaran secara fisik maupun pelajaran non fisik kepada anak muridnya.

Di kesempatan sama, Kadisdik Kabupaten Jayapura, Ted Y. Mokay mengharapkan kepadanpara guru untuk terus berupaya meningkatkan pengabdiannya kepada bangsa dan negara.

“Kita hari ini membutuhkan guru-guru yang memiliki kemampuan lebih, yakni dia bisa mengajarkan ilmu dengan baik kepada anak didik, tapi dia juga bisa menjadi teladan,” ujarnya.

Kepada para guru, Ted Mokay mengharapkan agar bisa membentuk karakter anak-anak didik dengan baik.

Untuk itu, dituntut profesionalisme, energik dan waktu yang cukup untuk anak didiknya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Jayapura yang juga Ketua Panitia HUT PGRI Ke-75, Jimmy Fitowin selaku mengungkapkan, bahwa peringatan HUT PGRI yang puncak acaranya digelar upacara di Lapangan Upacara Kantor Bupati Jayapura Gunung Merah Sentani dan dilanjutkan dengan diskusi panel di Hotel Suni Garden Lake Sentani, merupakan agenda tingkat Provinsi Papua.

“Kita dipercayakan sebagai tuan rumah dan sekaligus sebagai penanggungjawab kegiatan,” ungkapnya.

Dikatakan, sengaja digelas dkskusi panel yang mengundang sejumlah narasumber yang berkompeten dalam pengembangan dunia pendidikan di Papua.[yat]