
Caption : Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si., saat memantau lokasi kelompok tani di Kampung Puay, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Sabtu (26/5/2018) pagi. Foto : Tinus Yigibalom/PapuaSatu.com
SENTANI, PapuaSatu.com – Potensi dalam pertanian hortikultura, Pemerintah Kabupaten Jayapura terus mendorong pengembangannya. Guna meningkatkan efisiensi waktu kerja petani, maka Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) memberikan bantuan cultivator kepada petani.
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Jayapura, Adolf Yoku, S.P., M.M., mengatakan, potensi pertanian hortikultura di Kabupaten Jayapura semakin baik dan perlu mendapatkan dukungan dan betul-betul ini ada swadaya murni dari kampung.
“Kami dari Dinas TPH bantu dengan tenaga operator dengan traktor untuk melayani masyarakat petani yang ada di Kampung Puay, Kampung Yokiwa sampai dengan Kampung Putali,” ucap Adolf Yoku,Sabtu (26/5/2018)pagi.
Lanjut Adolf mengatakan, hasil produksi pertanian Bumi Kenambay Umbay pada dasarnya sudah dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Jayapura sehingga ia yakin bahwa bantuan tersebut akan menunjang aktivitas dari kelompok tani.
“alat yang kami bantuk yakni Cultivator. Ini merupakan bantuan dari pemerintah, serta ada satu hand sprayer dan juga ada beberapa bibit rica maupun sayuran. Jadi, alat-alat ini diserahkan langsung oleh bapak Bupati Jayapura,”pungkasnya.
Dirinya berharap dengan adanya bantuan ini dapat digunakan untuk mengolah lahan secara maksimal.
“Kami berharap bantuan cultivator, hand sprayer serta bibit ini dapat dimaksimalkan petani, karena alat ini mudah dioperasikan, efisien waktu, serta menekan biaya produksi,”harapnya.
Sementara itu, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, S.E., M.Si., mengucapkan selamat kepada penerima bantuan dan berharap bantuan bisa digunakan secara maksimal. Agar program bantuan ini tepat sasaran, Mathius mengatakan akan terus meninjau apakah bantuan berhasil meningkatkan produktivitas petani atau tidak.
“Saya berharap bantuan ini dapat digunakan secara maksimal. Saya ingin tau apa program ini tepat sasaran, sehingga ke depan saya akan terus meninjau apakah bantuan meningkatkan produktivitas atau tidak,” ujarnya.
Dirinya berharap pengadaan alat ini dapat membantu terhadap efisiensi waktu kerja petani khususnya dalam lahan pertanian holtikultura. Pendampingan kelompok petani akan terus menjadi agenda pemerintah guna meningkatkan hasil produksi pertanian di masa depan. [tyi/loy]










