Pelayanan Kesehatan di Wilayah Papua Barat Masih Minim

Gubernur : Sarana dan Prasaran Belum Menuhi Standar

MANOKWARI, PapuaSatu.com – Pemberian Penghargaan oleh Universal Health Coverage (UHC) pada 23 Mei 2018 oleh Presiden RI atas komitmen Pemerintah Provinsi Papua Barat terkait jaminan Kesehatan. Namun Gubernur Dominggus Mandacan mengakui pelayanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah Papua Barat masih minim.

Pasalnya, berbagai layanan kesehatan dan sarana prasaran telah disediakan baik Puskesmas di tingkat Distrik maupun Pustu ditingkat desa belum sesuai standar.

“Kedepan fasilitas ini kita penuhi, Pustu atau Puskemas agar memenuhi standar baik dari sisi sarana prasarana mapun dari sisi SDM. penghargaan ini memicu kita untuk wujudkan layanan kesehatan yang baik kepada masyarakat,”kata Gubernur Dominggus Mandacan dalam Konferensi Pers, Rabu (6/06/2018).

Oleh sebab itu, Gubernur Dominggus Mandacan ingatkan Perawat yang bertugas di daerah-daerah terpencil agar dapat memberikan pelayanan dengan baik.

“Kita punya aparat ini juga kembali pada mental. Mental melayani, bekerja dengan hati maupun tinggal di daerah terpencil. Saya telah menghimbau kepada pegawai yang statusnya sebagai ASN, baik pendidikan, kesehatan untuk harus selalu ada di tempat,”imbuhnya.

Dirinya menambahkan bahwa di Pemprov telah dibentuk Majelis Kode Etik untuk menyidangkan para pegawai negeri sipil (PNS) yang melanggar aturan salah malas melaksanakan tugas.

“Majelis ini juga akan ikut menilai kinerja PNS salah satunya melalui kehadiran atau absen maupun yang lainnya. Agar kita bisa tahu persis mana pegawai kita yang selama ini tidak aktif atau tidak selalu ada ditempat. Dan ini menjadi  data bagi kita untuk memberikan sanksi kepada mereka,”tandasnya. [free]