Speed Boat Tenggelam di Perairan Skouw

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Speed boat yang mengangkut enam penumpang dan 35 karung pinang dikabarkan tenggelam di Perairan Skow, Distrik Muara Tami, Kamis  (21/6/2018) sekitar pukul 08.00 WIT.

Kapolres Jayapura Kota melalui Paur Humas, Iptu. Jahja Rumra saat dikonfirmasi mengungkapkan, bahwa semua penumpangnya dilaporkan selamat.

“Satu orang korban laki-laki atas nama Desmon Yape (39), WNA PNG ditemukan oleh nelayan sedang berusaha mengapung dengan menggunakan jerigen kosong,” ungkapnya saat ditemui di Abepura, Jum’at (22/6/2018).

Sementara, empat rekannya, masing-masing satu orang perempuan bernama Mery, dan tiga orang pria bernama Stiven, Kiloks, Klensi, dan Joksi, juga selamat dari kecelakaan laut tersebut setelah berusaha berenang menuju pesisir pantai Skow.

Tenggelamnya speed boat tersebut ditemukan oleh saksi yang seorang nelayan Bagan Gerhana 3 bernama Pecce (37).

Saksi Pecce sekitar pukul 05.00 WIT melihat satu orang laki-laki yang berusaha terapung dengan jerigen kosong dan speed but yang dalam keadaan tenggelam di Perairan Skow Distrik Muara Tami Jayapura.

Pecce pun segera memberikan pertolongan dengan mengangkat korban dan menarik long boat ke perairan Hamadi.

Sesampainya di dermaga Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Hamadi, saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Piket Sat Polairud Polres Jayapura Kota.

Kanit Gakum Aiptu Basri bersama anggota segera mendatangi TKP dan mengevakuasi korban dengan menggunakan speed boat POLISI 07 Satpolairud Polres Jayapura Kota.

Sekitar pukul 08.00 WIT, korban berhasil dievakuasi ke darat beserta speed boat, selanjutnya korban dibawa ke Mako Sat Polairud Polres Jayapura Kota untuk dimintai keterangan.

Dari keterangan para korban, kata Iptu Jahja Rumra, mereka berenam berangkat sekitar pukul 04.00 WIT mengangkut 35 karung pinang dari PNG menuju Indonesia menggunakan speed boat.

“Namun sesampainya di Perairan Skow, speed boat yang ditumpangi korban di hantam ombak dan langsung terbalik,” ceritanya.

Kelima penumpang berusaha berenang degan menggunakan papan speed ke pantai skow, dan satu orang tinggal berusaha terapung menunggu pertolongan.

Setelah dilakukan pengecekan ke pesisir Skow oleh Kanit Gakum Aiptu Basri, kelima korban yang berenang ke pantai Skow dipastikan dalam kondisi selamat.

Saat ini, satu unit speed boat ukuran 23 Veet, dan satu unit mesin 40 PK yang diamankan di Mako Satpolairud Polres Jayapura Kota telah dibawa ke Hamadi Borero guna perbaikan mesin yang terendam air laut.

Sedangkan yang dinyatakan hilang, antara lain satu unit selang bensin, satu unit kap mesin, dan pinang 35 karung. [yat]