Stop Kriminalisasi LE Diserukan, Relawan Akan Gelar Aksi Damai

617

JAYAPURA, PapuaSatu,com – Tim Relawan Lukas Enembe (LE) For Papua Jilid II berencana akan menggelar aksi demo damai besar-besaran.

Alberth Wamimbo selaku Ketua Tim Relawan L.E For Papua Jilid II mengatakan bahwa, aksi demo besar-besaran yang akan dilakukan oleh seluruh masyarakat Papua pada Selasa (19/09) bertujuan untuk memberikan dukungan moral kepada Gubernur Papua, Lukas Enembe yang saat ini tengah dikriminalisasi oleh pihak-pihak tertentu.

“Masyarakat Papua itu sudah termasuk orang Papua asli dan pendatang. Jadi seluruh masyarakat Papua yang bersimpati pada Pak Lukas bisa datang untuk ambil bagian dalam aksi kita besok” kata Alberth.

Menurut Alberth, ada tiga hal yang menjadi tuntutan dalam aksi demo tersebut. “Yang pertama adalah stop kriminalisasi terhadap Lukas Enembe. Kedua hentikan politisasi pendidikan di tanah Papua dan yang ketiga kita meminta untuk pihak-pihak terkait untuk tidak membunuh karakter pemimpin Papua masa kini dan massa depan” ungkapnya.

Dengan dilaksanakannya aksi ini ia berharap agar tidak terjadi lagi kriminalisasi terhadap pemipin Papua yang akan datang seperti yang saat ini sedang dialami oleh Gubernur Papua, Lukas Enembe.

“Kita semua ini bersaudara jadi kalau mau berpolitik dengan cara yang elegan saja tanpa harus menjatuhkan lawan” tukasnya.

Saat ditanya berapa banyak masa yang akan turun dalam aksi tersebut Alberth mengatakan, “Kurang lebih ada sekitar 3000-5000an orang untuk di wilayah Jayapura saja” tuturnya.

Ia juga mengungkapkan, ada dua tempat yang menjadi titik utama digelarnya aksi tersebut. “Pertama di Kantor Gubernur dan yang kedua di Polda Papua. Jadi di Polda Papua itu kita hanya mau sampaikan peryataan sikap masyarakat Papua terhadap kasus yang menimpa Lukas Enembe” ungkapnya.

Aksi besar-besaran ini juga akan dilaksanakan serentak dibeberapa wilayah. Untuk wilayah Saireri dipusatkan di Biak, wilayah Ha Anim akan berpusat di Merauke, wilayah La Pago di Wamena. “Dan untuk wilayah Me Pago nanti akan ada dua titik yaitu di Timika dan Nabire” tambah Alberth.

Ia juga menjamin bahwa aksi ini akan berlangsung damai, karena menurutnya tim relawan sudah sangat solid. “Kami jamin 100 persen bahwa aksi ini akan berlangsung damai dan aman” tukasnya.

Aksi serupa akan dilaksanakan diluar Papua dan juga luar negeri. Untuk diluar negeri akan dilaksanakan di Amerika, New Zealand, Australia, Tiongkok, Jerman serta Inggris. “Utuk aksi diluar negeri ini akan dilakukan oleh mahasiswa Papua yang berada diseluruh dunia juga akan mendatangi KBRI masing-masing dengan materi demo yang sama”tutupnya.(Abe)