Upacara Bendera Merah Putih di Keerom Warnai Penyerahan Senpi

696
Kedua warga Negara PNG saat menyerahkan 1 Pncuk Senjata ke Pemerintah Daerah keerom yang diterimah oleh Sekda Keerom Drs.Blasius Waluyo Sejati, MM pada Hari Kesaktian Pancasila di Kabupaten Keerom, Senin (2/10/2017). (Rahayu/PapuaSatu.com)

KEEROM, Papuasatu.com – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2017 di Kabupaten Keerom dilaksanakan dengan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di halaman Kantor Bupati Keerom, Senin (2/10/2017).

Upacara yang dihadiri langsung oleh Bupati Keerom, Drs. Celcius Watae, Dandim 1701/ Jayapura Letkol Inf. Nova Ismailyanto dan seluruh ASN serta TNI/Polri di wilayah kabupaten Keerom.

Dalam upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kabupaten Keerom diwarnai penyerahan 1 Pucuk Senjata Jenis Engkle Loop dan peryataan kembalinya 2 warga Skotyau (PNG) untuk bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam sambutan tertulis Bupati Keerom Drs. Celcius Watae, MH yang dibacakan oleh Dandim 1701/ Jayapura Letkol Inf. Nova Ismailyanto mengatakan, dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2017 mengajak seluruh lapiran masyarakat untuk mengaklualisasikan nilai- nilai Pancasila sebagai Gerakan Nasional, yang akhir- akhir ini gempar disosialisasikan melalui 4 Pilar yaitu, Pancasila , UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

Kejadian itu, kata Bupati Watae, dilatarbelakangi kejadian 30 September Tahun 1965, dimana upaya untuk mengambil alih kekuasaan untuk mengganti dasar Negara pancasila oleh kaum komonis melalui Partai Komonis Indonesia (PKI) menjadi rujukan dan tanggal 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila.

Oleh karena itu ia mengajak agar tetap memahami, mendalami dan mengamalkan isi sila- sila Pancasila yang telah konsinsional sebagai dasar Negara.

“ menciptakan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, berketuhanan dan ham kemanusiaan yang berdasarkan kepada nila- nilai yang berkeadilan,  mengperkokoh rasa persatuan dan kesatuan, perpikir secara bijak dalam konteks permusyawaratan dan perwakilan,”  ajak Bupati Watae.

Dengan thema “ Bekerja Bersama dan Berlandasarkan Pancasila dan Mewujutkan Masyarakat Yang Makmur “. Yang diartikan sangat dibutuhkan kerja keras, berlandasan Pancasila sebagai Lembang Negara dan Pancasila menjadi acuan kita dalam mewujutkan Indonesia Yang adil, Makmur dan Sejahtera. (rhy/nius)