Usman Wanimbo : Pilkada Tolikara Telah Selesai, Kini Waktunya Membangun

685

Caption Foto : Bupati dan Wakil Bupati Tolikara saat disambut ribuan masyarakat Tolikara usai tiba di Bandara Karubaga, kabupaten Tolikara, Selasa (13/11/2017) lalu. (Arie Bagus/PapuaSatu.com)

KARUBAGA, PapuaSatu.com –  Dilantiknya Usman G. Wanimbo dan Dinus Wanimbo sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tolikara oleh Gubernur Papua, Lukas Enembe, pada 16 Oktober 2017 lalu menandakan bahwa seluruh proses pemilihan kepala daerah (Pilkada) di daerah tersebut telah selesai.

Oleh karena itu, Bupati Usman dan Wakil Bupati Dinus meminta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tolkara yang sempat terpecah akibat politik diajak untuk membangun Tolikara lebih baik lima tahun kedepan.

“ sewaktu berjuang ada tiga pasangan tetapi dari tiga pasangan tersebut kami lah yang terpilih untuk memimpin. Saya berharap agar semua bersatu untuk membangun Tolikara lima tahun kedepan” Kata Bupati dihadapan seluruh warga Tolikara ketika dalam proses penyambutan di Lapangan Merah Putih, Karubaga, Senin (13/11/2017).

Ia juga meminta kepada oknum – oknum dari kubu lawan untuk tidak menyebarkan isu-isu yang tidak benar terkait belum adanya Surat Keputusan(SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang menyatakan bahwa Usma – Dinus adalah Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Tolikara.

“ kasih tahu yang bicara begitu supaya saya tunjukan salinan SK Mendagri yang asli. Jadi kalau ada isu-isu seperti itu masyarakat jangan dengar dan segala macam perbedaan itu harus kita buang jauh – jauh. Sebab itu hanya akan menghambat pembangunan. Kita harus jadi satu untuk membangun Tolikara lebih baik kedepan” tukasnya.

Menurutnya Indonesia adalah Negara yang besar dan memiliki aturan hukum serta sistem Pilkada yang pasti dan proses Pilkada Kabupten Tolikara telah dilewati serta diputuskan oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Semua anak inteleuktual Tolikara harus jadi satu. “Mari datang baik-baik kita akan kasih pekerjaan tidak usah bikin isu-isu yang tidak benar” tambahnya.

Dikatakakannya, seluruh anak-anak Tolikara harus menjadi orang-orang yang sehat, berpendidikan dan menjadi anak-anak Tuhan yang baik.

“Kami jadi bupati dan wakil bupati bukan untuk golongan tertentu, tetapi untuk semua orang Tolikara. Menang kalah dalam suatu kompetisi itu adalah hal yang biasa mari kita jadi satu untuk banging Tolikara” tuturnya

Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh warga yang mendukung dirinya karean sejak berlangsungnya proses Pilkada Kabupaten Tolikara hinga hari ini semua tetap tenang.

“Kalian adalah orang yang hebat, luar biasa! Jadi saat ini politik Tolikara sudah selesai sekarang ini saatnya untuk membangun” pungkasnya. (abe/loy)