
KEEROM, PapuaSatu.com – Bupati Keerom Muh Markum, SH.MH.MM mengakui, akreditasi lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) dan Sekolah Madrasah di Kabupaten Keerom masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah Kabupaten Keerom.
“Ini yang harus menjadi perhatian serius dari Pemerintah krena sebagian SD dan SMP masih ada 34 persen yang belum terakreditasi. Hal itu dikarenakan berada di wilayah terpencil atau wilayah pembangunan tiga,” kata Bupati Keerom Muh Markum di hadapan Staf Ahli Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Pusat di SMK Negeri 1 Keerom.
Kondisi itu, Markum akan mencoba membuat terobosan baru dalam rangka memfasilitasi para kepala sekolah dan guru untuk mengikuti tes calon kepala sekolah dan diklat calon kepala sekolah. Sebab sebagian besar kepala sekolah SD dan SMP belum memiliki sertifikat kepala sekolah.
“keseriusan dan kerja keras sangat diperlukan dalam rangka memajukan pendidikan di Kabupaten Keerom, bahwa kuwalitas sumber daya manusia (SDM) sangat menentukan kemajuan suatu Kabupaten, Provinsi bahkan negara,” ujar Markum.
Markum berharap kepada seluruh jajaran jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Keerom terus memantau dan pengawasi jalannya pendidikan hingga ke kampung- kampung untuk memastikan terselanggaranya pendidikan secara baik dan benar. [alf]










