
KEEROM, PapuaSatu.com – Sebanyak 6 Kampung diwilyah terpencil, terisolir dan terluas (3 T) Kabupaten Keerom kini telah menikmati jaringan telekomonikasi.
Ke enam Kampung tersebut masing-masing, Kampung Kibay Distrik Arso Timur, Kampung Pun Distrik Waris, Kampung Yabanda Distrik Yaffi, Kampung Umuaf Distrik Web, Kampung Usku Distrik Senggi dan Kampung Towe Hitam Distrik Towe.
Bupati Keerom Muh Markum dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekda Keerom Drs.Celcius Watae, MH mengemukakan, Launching Base Transceiver Station (BTS) Tahun 2017 di 6 Kampung atau Lokasi diwilayah 3 T Kabupaten Keerom Tahun 2018 sebagai wujud perhatian pemerintah Pusat dan Kabupaten Keerom.
Dimana menurutnya, kampung-kampung tersebut belum ada jaringan telekomonikasi, sehingga pemerintah Pusat dan Kabupaten Keerom membangun BTS diwilayah 3 T Kabupaten Keerom, agar masyarakat Keerom dapat merasakan jaringan telekomonikasi.
Dikatakannya, penyediaan BTS di daerah Blank Sport merupakan salah satu strategi kemennterian komonikasi dan informasikan (Kominfo) dan Badan Aksesibilitasi Telekomonikasi dan Informasi (Bakti) dalam menagani kesenjagan telekomonikasi Indonesia.
“ Program ini merupakan bagian rencana strategis kementerian Kominfo yang memiliki tugas untuk menjami konektivitas Pita Lebar Nasional melalui Universal Service Obligationb (USO),” kata celsius saat melaunching jarring telekomunikasi, di Aula Kantor Bupati Keerom, Rabu (17/10/2018).
Celsius menjelaskan, keberadaan BTS dibeberapa daerah Blank Sport dan daerah 3 T merupakan kebijakan sebagai jalan keluar untuk memberikan layanan telekomonikasi kepada masyarakat yang selama ini tidak mendapatkan akses komonikasi baik komonikasi suara maupun data.
Sementara Kepala Dinas Komonikasi dan Informasikan (Kominfo) Kabupaten Keerom Mengiken Bangun, SE.M.Si mengatakan, di tahun anggaran 2017 lalu pemerintah Pusat memberikan bantuan alat komonikasi atau BTS Blank Sport di 6 Kampung diwilayah Kabupaten Keerom. akan tetapi pelaksanaan Launching BTS Blank Sport di 6 Kampung baru dapat dilaksanakan.
“dari 6 Kampung yang dibangun BTS Blank Sport sebelum tidak ada sama sekali jaringan telekomonikasi, tetapi dengan adanya BTS masyarakat telah dapat berkomonikasi dengan baik melalui Henpon, hanya saja baru bisa dilakukan berbicara dan SMS. Tetapi kedepan akan ditingkat menjadi jaringan Porji,” ujar Bangun. [alf]










